Suara.com - Sejumlah mantan Pemain Persib Bandung era perserikatan menggelar doa bersama untuk ratusan korban tewas tragedi Kanjuruhan. Doa bersama ini digelar di Lapangan Sidolig, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/10/2022).
Eks pemain sekaligus eks pelatih Persib, Djajang Nurjaman menyampaikan duka mendalam mewakili rekan-rekannya atas peristiwa horor yang telah merenggut 131 jiwa pada 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Pria yang akrab disapa dengan nama Djanur ini mendoakan korban dan keluarga yang ditinggalkan agar selalu diberi kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
"Mari doakan saudara-saudara kita yang menjadi korban di Stadion Kanjuruhan Malang. Semoga diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan dapat menerima cobaan dengan tabah dan sabar," kata Djanur.
Djanur pun berharap kejadian di Stadion Kanjuruhan tidak terulang kembali di masa depan. Ia turut mendukung langkah Presiden Jokowi yang berniat melakukan evaluasi menyeluruh terkait penyelenggaraan pertandingan sepak bola.
"Baik manajemen suporter, manajemen pertandingan dan kompetisi harus semakin baik ke depannya," ucap pria yang pernah membawa Persib Bandung menjadi juara liga tahun 2014 ini.
Terakhir, Djanur juga mengungkap harapannya agar suporter sepak bola di Tanah Air bersikap dewasa dalam mendukung tim kesayangan mereka. Menurutnya, permusuhan antar suporter harus dihentikan.
Djanur sendiri mengamini bahwa tragedi Kanjuruhan memicu trauma yang besar bagi pecinta bola, khususnya korban dan keluarga mereka. Walau begitu, ia berpesan agar suporter berupaya untuk menjadikan sepak bola di Indonesia menjadi lebih baik.
"Mudah-mudahan damai di segala lapisan suporter, tidak ada permusuhan. Mudah mudahan kejadian ini ada hikmahnya, menjadi bersatu, meskipun ada trauma tapi kita harus berupaya, semoga ked epannya lebih membaik," harap Djanur.
Sementara itu, Komisaris Persib Bandung Umuh Muchtar menyebut tragedi Kanjuruhan harus menjadi pelajaran bagi seluruh pihak. Apalagi, peristiwa mematikan dalam sejarah sepak bola Indonesia ini telah menjadi sorotan di dunia.
"Saya memohon jangan ada permusuhan, sepak bola untuk persahabatan, persatuan. Hilangkan kebencian, sangat mahal jika harus ditebus dengan nyawa," pesan Umuh.
Mantan pemain Persib Bandung tidak hanya menggelar doa bersama. Mereka juga menggelar salat gaib di Lapangan Sidolig.
Adapun pada mantan pemain yang hadir itu yakni Zaenal Arif, Robby Darwis, Cecep Supriatna, Asep Sumantri, dan mantan pemain lainnya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Terbongkar! Ini Sosok Pemberi Komando Adanya Penembakan Gas Air Mata di Kanjuruhan, Kini Berstatus Tersangka
-
Dibalik Tragedi Kanjuruhan, Kenapa di Pintu 13 Paling Banyak Korban Meninggal Dunia
-
Sampaikan Belasungkawa, Presiden FIFA Beri Dukungan Moral ke Jokowi Usai Tragedi Kanjuruhan
-
Polri Ungkap 20 Personel Kepolisian Diduga Lakukan Pelanggaran Kode Etik, Pasca Tetapkan 6 Orang Jadi Tersangka pada Tragedi Kanjuruhan
-
11 Gas Air Mata Meledak di Kanjuruhan, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan