Suara.com - Mengenal sosok Raphael Maitimo, pesepak bola naturalisasi Indonesia yang berencana mendirikan klub bernama Maluku United.
Nama Raphael Maitimo mulai menjadi perbincangan usai dirinya berencana mendirikan klub bernama Maluku United di kancah sepak bola Indonesia.
Hal ini diketahui dari cuitannya di media sosial Twitter, di mana ia mengunggah tanggal perilisan klub baru bernama Maluku United.
Dalam unggahan tersebut, pria berusia 38 tahun ini menuliskan akan memulai agendanya mendirikan Maluku United dari tanggal 4-6 November 2022.
Maitimo nyatanya tak sendiri dalam mendirikan Maluku United. Pria yang pernah dekat dengan Agnes Monica ini ternyata ditemani oleh rekannya yang juga pemain naturalisasi Indonesia, Sergio van Dijk.
Sontak unggahan Maitimo yang akan mendirikan klub bernama Maluku United pun mendapat reaksi beragam dari netizen dan penikmat sepak bola Tanah Air.
Sebagian besar banyak yang mendukung langkah Maitimo dan Van Dijk tersebut, mengingat Maluku tak memiliki klub yang bisa berkiprah di pentas teratas Indonesia.
Niat Maitimo dan Van Dijk ini juga diharapkan bisa menyaring bakat-bakat anyar dari Maluku dan menjadi wadah bagi mereka berkarier di kancah sepak bola.
Lantas, siapakah sosok Raphael Maitimo tersebut? Berikut profilnya.
Baca Juga: Alasan Turki Jadi Tempat Latihan Sempurna untuk Timnas Indonesia U-20 Menurut Shin Tae-yong
Pemain Naturalisasi
Raphael Maitimo merupakan pemain naturalisasi Indonesia. Sebelum dinaturalisasi, ia merupakan pemain keturunan yang lahir di Rotterdam, Belanda, pada 17 Maret 1984 silam.
Maitimo sendiri memiliki darah Indonesia dari leluhurnya yang berasal dari Minangkabau dan Maluku. Hal inilah yang membuat dirinya kemudian dinaturalisasi.
Untuk kiprahnya di sepak bola sendiri, Maitimo mengawali karier di Belanda, di mana bakatnya saat muda tercium oleh Feyenoord Rotterdam.
Di akademi Feyenoord itu, Maitimo bermain bersama Robin van Persie, penyerang legendaris Belanda yang pernah membela Arsenal dan Manchester United.
Ia pun juga sempat membela Timnas Belanda kelompok umur, bersama para pemain kenamaan lainnya seperti Arjen Robben dan Wesley Sneijder.
Berita Terkait
-
Profil Sergio van Dijk, Pemain Naturalisasi yang Dirikan Maluku United
-
Profil Cho Byung-kuk, Asisten Pelatih Baru Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
-
Kena Karma Timnas Indonesia, Pelatih Thailand U-20 Didesak Mundur usai Gagal Lolos ke Piala Asia U-20 2023
-
Cahya Supriadi Susul Skuad Timnas Indonesia U-20 TC di Eropa
-
Shin Tae Yong Ungkap Kondisi Pemain Timnas Indonesia U-20 Saat TC di Turki
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan