Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Iwan Budianto menjadi pemilik saham terbesar dari PT AABBI. Iwan Budianto sendiri merupakan Aremania sejati.
Diketahui, ia mulai akrab dan kenal dengan Lucky Acub Zaenal, sang pendiri dan pemilik dari PS Arema.
Kedekatan tersebut menjadi pintu bagi Iwan Budianto untuk duduk sebagai manajer PS Arema pada Ligina V 1998/99 pada usianya yang saat itu masih 21 tahun.
Tidak hanya itu, pada tahun 2000an, Iwan Budianto sempat menjadi Manajer Persik. Namun, ia kembali pada Arema dan menjabat sebagai CEO.
Pada tahun 2019, Iwan Budianto mengundurkan diri dari posisinya tersebut, dan fokus menjadi Wakil Ketua PSSI mendampingi Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau lebih akrab disapa Iwan Bule, sampai tahun 2023 mendatang.
Sosok Iwan Budianto atau IB ini menjadi sorotan publik karena dianggap menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan.
Iwan Budianto sendiri merupakan salah satu tokoh penting dalam dunia sepak bola Indonesia, terkhusus di wilayah Jawa Timur. Iwan Budianto sudah lama dikenal sebagai jajaran direksi Arema dan posisinya kini sebagai petinggi PSSI pun makin jadi sorotan.
Ia lahir di Malang pada 24 Januari 1974. Kiprahnya di Arema FC dimulai sejak ia kerap kali menyaksikan laga Singo Edan pada saat bermain di kandang maupun luar kandang.
Darah Aremania yang sudah melekat dalam tubuhnya tersebut mengantar Iwan Budianto untuk menapaki karir di sepak bola nasional.
Baca Juga: Selain Arema FC, Sejumlah Klub Juga Dukung Percepatan KLB PSSI
RANS Entertainment Indonesia Ada di Mana-mana
Melansir dari berbagai sumber, RANS Entertainment yang dimiliki oleh Raffi Ahmad ini tidak hanya memiliki saham di Arema saja, tetapi juga ia memiliki saham di Persija, serta Sutanto Hartono (RANS/Emtek) berinvestasi di PSIM.
Tidak hanya itu, RANS juga berinvestasi di NOICE by Mahaka Radia milik Erick Tohir yang memiliki hubungan dengan Persis, dan juga Kaesang Pangarep yang memiliki Persis juga memiliki saham sebanyak 1% saham RANS.
Melihat RANS bisa berinvestasi di mana-mana dan di-invest oleh siapa saja, meskipun tidak ada yang benar-benar mengetahui uang diinvestasikan itu berasal dari mana.
Hal itu menjadikan publik kebingungan tentang kepemilikan klub di Indonesia. Masalahnya yaitu Iwan Budianto yang berada di Arema maupun PSSI, ditambah lagi soal RANS Entertainment, menjadikan situasi semakin sulit terlebih untuk bersikap pada saat adanya konflik seperti Tragedi Kanjuruhan.
Masih belum terungkap siapa sebenarnya pemilik asli dari Arema FC, tetapi publik ramai menyoroti sang pemegang saham tersebar, yang dimiliki oleh Iwan Budianto.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Tag
Berita Terkait
-
Imbas Tragedi Kanjuruhan, Gilang Widya Pramana Beri Alasan Mundur dari Presiden Arema FC
-
Gilang Juragan 99 Mundur dari Jabatan Presiden Arema FC, Banjir Pujian Netizen: Respect
-
Imbas Tragedi Kanjuruhan, Gilang Juragan 99 Mundur dari Jabatan Presiden Arema FC
-
Arema FC soal KLB PSSI: Kami Setuju
-
Selain Arema FC, Sejumlah Klub Juga Dukung Percepatan KLB PSSI
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Kenapa John Herdman Coret Eliano Reijnders dan Jordi Amat?
-
Daftar Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Tertinggi, Argentina Tak Masuk 5 Besar
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Oman, Saatnya Garuda Samakan Kedudukan Sejarah
-
Sejarah Piala Dunia dalam 3 Menit: Dari 1930 hingga Era 48 Tim di Piala Dunia 2026
-
Layvin Kurzawa Resmi Tinggalkan Persib, Tinggalkan Pesan Menyentuh untuk Bobotoh
-
Okto Maniani Ingatkan Pemain Lokal yang Ingin Bela Timnas Indonesia
-
Bangkok United Lepas Tujuh Pemain, Bagaimana Nasib Pratama Arhan?
-
Egy Maulana Vikri Senang Persaingan di Timnas Indonesia Makin Ketat, Ini Alasannya
-
Bruno Moreira Resmi Tinggalkan Persebaya, Siap Lanjutkan Karier di Luar Indonesia
-
Kronologis Kasus Sardar Azmoun Hingga Dicoret dari Timnas Iran