Suara.com - Southampton memecat Ralph Hasenhuttl karena klub miskin prestasi sejak dia jadi pelatih. Southampton memutuskan tanpa pelatih selama jeda kompetisi Piala Dunia 2022 Qatar.
Keputusan itu menyusul kekalahan 4-1 mereka dari Newcastle pada hari Minggu kemarin. Southampton terperosok ke urutan ke-18 dalam klasemen Liga Inggris.
Ralph Hasenhuttl bergabung dengan Southampton pada Desember 2018 dan telah menjauhkan klub dari degradasi.
Tetapi musim ini timnya hanya berhasil meraih tiga kemenangan dari 14 pertandingan pembukaan mereka.
Kekalahan dari Newcastle menandai kekalahan keempat beruntun klub di kandang. Sehingga masa depan Southampton diragukan.
"Tahukah Anda, saya telah mengambil banyak keputusan sejak saya di sini. Hal baiknya adalah yang ini tidak harus saya ambil," kata Ralph Hasenhuttl, dikutip dari ESPN.
Ralph Hasenhuttl mengatakan belum mempunyai jalan keluar untuk memperbaiki Southampton.
"Tidak, tidak untuk saat ini. Karena saya tidak bisa mengatakan bahwa kami tidak banyak mencoba untuk berubah dan bermain sepak bola. Saya pikir kami melakukannya dengan baik," katanya.
Baca Juga: Lionel Messi Kembali Cedera, Terancam Absen Bela Argentina di Piala Dunia 2022 Qatar?
Tag
Berita Terkait
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia
-
Nasib Giovanni Reyna di Tangan Pochettino, Riwayat Cedera Hancurkan Obsesi ke Piala Dunia 2026?
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Belum Mulai, Piala Dunia 2026 Amerika Serikat Dijuluki Tuan Rumah Terburuk Sepanjang Masa
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia