Suara.com - Pelatih anyar Borneo FC, Andre Gaspar mengapresiasi perkembangan anak-anak asuhnya dalam menyerap materi latihan yang diberikannya selama lebih dari sebulan melatih skuad Pesut Etam.
Apalagi, pemilik nama lengkap Andre Luiz Alves Santos itu sekarang ini sudah mengenal seluruh pemain sehingga mempermudah dalam menjalankan taktik dan skema yang diinginkan.
Musim ini memang menjadi musim perdana bagi Gaspar menjadi pelatih di Indonesia, sehingga wajar jika pelatih asal Brasil tersebut tak mengenal satu pun pemain di Borneo FC.
Bahkan, Gaspar baru datang ke tim pada akhir September 2022 lalu menggantikan Milomir Seslija yang didepak Borneo FC.
"Waktu pertama kali datang ke sini (Borneo FC), saya sama sekali tak mengenal pemain," ungkap Andre Gaspar dikutip dari laman resmi klub, Senin (7/11/2022).
Bahkan, Gaspar mengaku hanya melihat sepak bola Indonesia lewat siaran lewat dunia maya.
"Tapi sekarang saya sudah mengenal mereka semua dan kami punya satu tujuan, yakni latihan bersama demi mengejar hasil baik di setiap pertandingan,” ujar Gaspar.
Dengan kedekatan yang semakin terjalin dengan pemain, Gaspar merasa sangat beruntung dan semakin yakin skuad Borneo FC akan semakin berkembang saat kompetisi Liga 1 kembali digulirkan nanti.
"Kalau bicara soal tim, saya melihat Borneo FC adalah tim bagus dengan materi yang sangat baik. Borneo punya pemain bagus dan mereka bekerja keras setiap hari," ucap pelatih berusia 49 tahun itu.
Baca Juga: Sempat Cedera Usai Tubrukan dengan Beckham, Ciro Alves Sudah Comeback Latihan Bersama Persib
"Keberhasilan tim ini menjadi juara dua di (turnamen pramusim) Piala Presiden (2022) lalu adalah bukti bagusnya tim ini dan sekarang berada di puncak klasemen sementara (Liga 1 2022/2023," kata Gaspar.
Karena itu, Gaspar pun yakin timnya akan semakin berkembang di pertandingan selanjutnya, apalagi saat ini memiliki banyak waktu untuk mengenal pemain secara keseluruhan.
"Saya hanya minta mereka fokus saat ini, sambil menanti lanjutan kompetisi. Tapi, mereka beradaptasi cepat dengan metode latihan saya. Sangat bagus, mereka sangat adaptif," tukasnya.
Berita Terkait
-
Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija
-
Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus
-
Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000