Suara.com - Timnas Indonesia berpeluang besar mendapatkan bantuan tenaga dari dua calon pemain naturalisasi, Jordi Amat dan Sandy Walsh di ajang Piala AFF 2022 untuk tim senior nanti.
Pasalnya, jika merujuk pada tenggat waktu yang disediakan oleh penyelenggara Piala AFF 2022, Jordi Amat dan Sandy Walsh masih memiliki kesempatan untuk didaftarkan sebagai pemain Timnas Indonesia.
Apalagi, proses naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh sudah mulai melewati sejumlah tahap dan tinggal menjalani tahap yang terakhir.
Jika tahapan-tahapan ini terus dikebut, bukan tidak mungkin Jordi Amat dan Sandy Walsh segera mendapatkan status sebagai WNI dan bisa didaftarkan Timnas Indonesia untuk bermain di Piala AFF 2022.
Berikut tiga alasan yang membuat Jordi Amat dan Sandy Walsh berpeluang besar memperkuat skuad Garuda di Piala AFF 2022:
1. Naturalisasi Telah Disetujui Presiden
Proses pemberian status warga negara Indonesia untuk Jordi Amat dan Sandy Walsh akhirnya mendapat lampu hijau dari Presiden Joko Widodo.
Persetujuan ini diwujudkan dalam terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) yang telah resmi dikeluarkan pada Rabu (9/11/2022). Keppres itu juga telah diserahkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali.
Nantinya, Keppres ini akan ditindaklanjuti oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang dipimpin oleh Yasonna Laoly.
Baca Juga: Dipimpin Javier Roca, Skuad Arema FC Mulai Latihan Normal Pasca Tragedi Kanjuruhan
2. Hanya Tinggal Disumpah
Setelah naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh disetujui lewat Keppres, satu proses tersisa yang harus dijalani keduanya ialah menjalani sumpah sebagai warga negara Indonesia.
“Ada informasi, saya baru saja menerima Keppres tentang Jordi Amat dan Sandy Walsh sudah ditandatangani dan tinggal proses sumpah. Suratnya sudah ada di meja saya,” ujar Zainudin Amali.
Meskipun demikian, Menpora belum bisa memastikan tanggal pengambilan sumpah dua pemain tersebut karena menurutnya hal itu menjadi wewenang Kemenkumham.
Yang jelas, Menpora berharap kedua pemain tersebut proses naturalisasinya bisa segera tuntas agar bisa memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF 2022.
3. Masih Ada 9 Hari Pendaftaran
Berita Terkait
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega
-
Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Kolaborasi Motul dan Von Dutch Rayakan Budaya Kustom Lewat Kampanye Lifestyle Otomotif
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan