Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 11 November 2022 | 20:58 WIB
Pelatih kepala Arema FC, Javier Roca. [dok. BeritaJatim.com]

Suara.com - Skuad Arema FC mulai menjalani sesi latihan normal pasca Tragedi Kanjuruhan pada awal Oktober lalu. Skuad Singo Edan berlatih di bawah komando pelatih Javier Roca

Javier Roca mengatakan bahwa kondisi skuad Arema FC sesungguhnya masih membutuhkan waktu untuk bisa beraktivitas normal guna mempersiapkan diri jika Liga 1 2022/2023 kembali digelar.

"Sebenarnya masih perlu waktu. Kita baru mulai (latihan) secara normal kurang lebih beberapa hari. Itu latihan normal," ungkap Roca seperti dimuat Antara, Jumat (11/11/2022).

Roca menjelaskan, meskipun skuad Singo Edan sudah menjalani sesi latihan normal, namun para pemain masih merasakan kesedihan mendalam atas peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, yang menewaskan 135 orang tersebut.

Menurutnya, tim pelatih akan berusaha secepat mungkin untuk memulihkan kondisi pemain, termasuk kondisi psikologis mereka.

Pelatih asal Chile itu pun berharap pasukannya bisa bersemangat lagi dan berjuang di kompetisi Liga 1 untuk Arema FC.

"Latihan normal, tapi tetap dengan rasa sedih. Jadi kita berusaha untuk secepat mungkin agar bisa pulih, semangat lagi dan berjuang untuk Arema FC," tutur Roca.

Ia menambahkan, persiapan itu memang harus dilakukan Arema FC karena ada kemungkinan dalam waktu dekat kompetisi Liga 1 akan kembali dimulai. Persiapan untuk menghadapi kompetisi Liga 1 tersebut, dengan tetap menghormati para korban tragedi Kanjuruhan.

"Jadi antara semangat untuk berjuang lagi, dan tetap merasa hormat, rasa sayang dan rasa cinta kepada Aremania yang sudah tidak ada," katanya.

Baca Juga: Javier Roca Jagokan Argentina di Piala Dunia 2022

Manajemen Arema FC saat ini masih menunggu format kelanjutan kompetisi Liga 1 pasca Tragedi Kanjuruhan. Format kelanjutan Liga 1 tersebut ditunggu untuk menentukan stadion yang akan menjadi kandang Singo Edan.

PSSI sendiri menjatuhkan sanksi kepada Arema FC terkait tragedi yang menyebabkan 135 orang meninggal dunia ini.

Keputusan tersebut merujuk pada Pasal 69 Ayat 1, Ayat 2 dan Ayat 3 Kode Disiplin PSSI Tahun 2018, Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan sebagai tuan rumah dan harus dilaksanakan dengan jarak minimal 250 kilometer dari home base hingga akhir musim kompetisi 2022/2023.

Selain sanksi dilarang untuk menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola, Arema FC juga diberikan sanksi denda sebesar Rp 250 juta akibat tragedi yang terjadi di kandang mereka itu.

Load More