Suara.com - Setelah melalui proses yang cukup panjang sejak tahun lalu, Kamis (17/11/2022), Sandy Walsh akhirnya resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI).
Sandy Walsh diambil sumpah sebagai WNI di gedung Kanwil Kemenkumham, Jakarta, Kamis siang. Mengenakan setelan jas berwarna hitam lengkap dengan songkok atau peci, ia menyatakan ikrarnya sebagai putra bangsa Indonesia.
Dalam pengambilan sumpah tersebut, Sandy Walsh didampingi oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Selain Sandy, pemain naturalisasi lainnya, Jordi Amat, juga menjalani proses yang sama.
Usai diambil sumpah, Sandy dan Jordi mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Sandy yang terharu pun tak dapat menahan air mata yang mengalir.
"Menyanyikan lagu Indonesia Raya adalah momen yang sangat indah hari ini, saya bahkan (tadi) menutup mata dan menangis," kata Sandy Walsh usai pengambilan sumpah.
Profil Sandy Walsh
Sandy Walsh merupakan pemain kelahiran 14 Maret 1995. Ia berposisi sebagai bek kanan.
Sandy Walsh lahir di Belgia dari ayah berkebangsaan Inggris dan Ibu yang merupakan keturunan Indonesia.
Karier sepak bola Sandy Walsh dimulai dari Tempo Overijse hingga Anderlecht. Di Anderlecht, Sandy menimba ilmu sejak 2003 dan bermain untuk divisi remaja klub tersebut hingga 2011.
Baca Juga: Air Mata Menetes Saat Nyanyikan Indonesia Raya, Sandy Walsh: Momen yang Sangat Indah
Dia kemudian direkrut KRC Genk dan menembus ke tim senior di tahun berikutnya. Bersama Genk, Sandy tampil sebanyak 51 kali dan mengemas satu gol.
Pada 2017 Sandy hengkang ke Zulte Waregem. Dia memperkuat Zulte Waregem selama tiga musim dengan memainkan 80 pertandingan dengan mencetak tiga gol dan empat assist.
Pada tahun 2020, Sandy hijrah ke KV Mechelen. Di mana ia masih bermain hingga saat ini.
Di level timnas, Sandy Walsh rutin memperkuat timnas Belanda pada kelompok umur. Dia membela Timnas Belanda U-15, U-16, U-17, U-18, U-19 hingga Timnas Belanda U-20.
Laga terakhirnya bersama Timnas Belanda U-20 adalah menghadapi Timnas Republik Ceko U-20 pada 5 September 2014.
Berita Terkait
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam
-
Jelang Duel Klasik, Persija Jakarta Larang Bonek Hadir di Stadion GBK