Suara.com - Pemain keturunan Sandy Walsh dan Jordi Amat resmi menjadi WNI usai mengambil sumpah di gedung Kanwil Kemenkumham, Jakarta, Kamis (17/11/2022) siang. Sandy mengaku senang, bahkan menangis saat menjalani proses sumpah.
Sandy Walsh menjelaskan pengambilan sumpah menjadi WNI hari ini menjadi momentum spesial bagi dirinya. Ia mengaku sampai meneteskan air mata saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
"Menyanyikan lagu Indonesia Raya adalah momen yang sangat indah hari ini, saya bahkan (tadi) menutup mata dan menangis," kata Sandy Walsh usai pengambilan sumpah.
Lebih lanjut, Sandy Walsh berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses perpindahan kewarganegaraan. Termasuk mereka yang membantu dari balik layar.
"Saya cuma mau bilang terima kasih kepada semua pihak yang hadir di sini. Ini adalah hari yang spesial buat saya, buat keluarga saya, buat kakek dan nenek saya. Mereka pasti sangat bangga pada saya. Ini adalah momen yang membanggakan," ujar Sandy Walsh.
"Saya juga ingin berterima kasih kepada Pak Iwan Bule, PSSI. Terima kasih juga untuk semua orang yang bekerja di balik layar. Saya sangat senang menjadi warga negara Indonesia," pungkasnya.
Resmi menjadi WNI, Jordi Amat dan Sandy Walsh belum dipastikan bisa membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022. Pasalnya, masih ada beberapa dokumen yang harus dipenuhi.
Jordi Amat dan Sandy Walsh harus memiliki KTP, KK, dan paspor Indonesia terlebih dulu. Setelah itu, baru diproses perpindahan federasi dari negara sebelumnya ke PSSI.
Di Piala AFF 2022, skuad Garuda tergabung di Grup A bersama Thailand, Kamboja, Filipina, dan Brunei Darussalam.
Baca Juga: Jordi Amat Umbar Janji usai WNI: Saya akan Berikan Segalanya untuk Negara Ini!
Berita Terkait
-
Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan
-
Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?
-
Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
-
3 WNI Korban TPPO Dipulangkan! Sempat Tergiur Iming-iming Gaji ART Rp7 Juta di Turki
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula