Suara.com - Timnas Indonesia ternyata bukan lawan terkuat bagi Vietnam di Piala AFF 2022. Pelatih Park Hang-seo justru lebih mewaspadai timnas Thailand.
Menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, timnas Thailand merupakan negara Asia Tenggara dengan perkembangan sepak bola terbaik saat ini.
Karenanya, dia tidak ragu menganggap Tim Gajah Perang sebagai lawan terkuat bagi The Golden Star Warriors di Piala AFF 2022.
"Saya telah menyaksikan Timnas Thailand bermain baru-baru ini. Saya harus akui kualitas pemain mereka saat ini merupakan yang terbaik di Asia Tenggara,” ujar Coach Park dilansir dari The Thao 247.
Merujuk prestasi di Piala AFF, Thailand memang patut diwaspadai. Negara tersebut tercatat sudah meraih enam gelar dalam ajang dua tahunan itu.
Bahkan pada edisi terakhir yakni 2020, Thailand berhasil keluar jadi kampiun dengan mengalahkan Timnas Indonesia di partai final.
Di sisi lain, Timnas Indonesia tidak disebut Park Hang-seo salah satunya karena belum pernah menjadi juara di Piala AFF. Selain itu, skuad Garuda juga minim persiapan jelang edisi 2022.
Timnas Indonesia direncanakan baru akan menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali pada 28 November mendatag. Padahal, Piala AFF 2022 sudah akan bergilir pada 20 Desember.
Piala AFF 2022 akan kembali menggunakan format kandang-tandang. Sebanyak 10 tim peserta akan saling berjibaku untuk menjadi yang terbaik di ajang ini.
Dari 10 tim itu akan terbagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisi lima peserta. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Thailand, Filipina, Kamboja dan Brunei Darussalam.
Berita Terkait
-
3 Dampak Negatif bagi Timnas Indonesia Jika Serbia Gabung ASEAN
-
Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2022: Panggil 28 Nama, Ada Sandy Walsh dan Jordi Amat
-
Timnas Indonesia U-20 Tiba-tiba Ganti Lawan Uji Coba, dari Tim Spanyol Jadi Klub Norwegia
-
Pemain Timnas Indonesia U-20 Diwajibkan Nonton Piala Dunia 2022
-
Robi Darwis Berapi-api Jelang Uji Coba Ketiga Timnas Indonesia U-20 di Spanyol
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey