Suara.com - Tim Nasional Indonesia berpeluang tampil dalam ajang Piala Dunia. Terlebih setelah Timnas Indonesia berhasil masuk ke babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Ini dia syarat Indonesia masuk Piala Dunia.
Saat ini Piala Dunia 2022 tengah digelar di Qatar mulai 20 November hingga 18 Desember 2022 mendatang. Seluruh slot sudah terisi oleh 32 tim nasional terbaiknya. FIFA selaku penyelenggara ajang empat tahunan ini membagi 32 negara itu menjadi 8 grup dimulai dari A sampai H.
Diketahui, kontestan Piala Dunia 2026 meningkat sebanyak 16 tim, dari yang awalnya 32 menjadi 48 peserta. Asia memiliki peluang 8 tiket lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 mendatang. Karena itulah Timnas Indonesia menpunyai peluang untuk turut andil tampil di Piala Dunia.
Salah satu syarat Indonesia masuk Piala Dunia adalah Indonesia harus mampu melalui jalur kualifikasi. Namun jalur kualifikasi ternyata masih teramat berat untuk para pemain Tanah Air. Buktinya, dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Indonesia terhenti di babak kedua.
Timnas Indonesia harus mengakhiri perjalannya di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan hasil yang tidak memuaskan. Skuad Garuda hanya bisa mendulang satu poin dari sebanyak delapan penampilan dan harus tenggelam di dasar klasemen Grup G. Indonesia kalah saat bersaing dengan negara lawan seperti Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Uni Emirat Arab.
3 Syarat Indonesia Masuk Piala Dunia
Berikut ini syarat utama agar Indonesia bisa masuk Piala Dunia:
1. Perencanaan jangka panjang Timnas Indonesia
Sistem kepelatihan Timnas Indonesia pada dasarnya masih belum matang dan berjangka pendek. Sebagai contohnya saat Timnas akan mengikuti ajang AFF, mereka secara mendadak baru berbenah dan belum mempersiapkan susunan pemain malah merombak seluruh susunan pemain.
Baca Juga: Lengkap! Jadwal Piala Dunia 2022 Qatar dari Babak Grup hingga Final
Rencana jangka panjang tersebut masih belum matang bagi Indonesia sehingga sangat sulit untuk melaju ke kancah internasional terlebih di piala dunia. Namun perlahan Timnas mulai berbenah, terlebih di era Shin Tae-yong dengan Ketua Umum PSSI Muhammad Iriawan (Iwan Bule) bagaimana sistem mulai berubah.
Timnas Indonesia mempunyai para pemain muda yang potensial. Hal ini sesuai dengan visi dan misi pelatih asal Korea Selatan tersehut yang ingin membangun sepak bola Indonesia menjadi lebih baik.
2. Memajukan kompetisi Timnas Indonesia
Syarat Indonesia masuk Piala Dunia yang kedua adalah soal kompetisi. Seluruh kompetensi sepak bola di Indonesia masih jauh dari kata baik bahkan dalam hal sportifitas masih belum bisa menunjukkan sikap fair play.
Dalam hal tersebut tentunya setiap komponen persepakbolaan di Indonesia mulai dari PSSI, pihak penyelenggara, para pemain hingga suporter harus berbenah untuk memajukan kompetisi. Yang dilakukan dengan cara menciptakan suasana liga yang kondusif serta sportif.
Karena semakin sportif satu liga maka akan memperlihatkan bahwa di negara itu sudaj memiliki standarisasi tersendiri dalam dunia persepakbolaannya.
Berita Terkait
-
Lengkap! Jadwal Piala Dunia 2022 Qatar dari Babak Grup hingga Final
-
Aturan di Piala Dunia 2022: Buang Sampah Sembarangan Denda Rp42 Juta, Buat Gerakan Cabul 6 Tahun Penjara
-
Link Live Streaming Meksiko vs Polandia: Duel Lewandowski dan Guillermo Ochoa
-
Isyaratkan Hengkang dari Sabah, Ini 3 Klub yang Bisa Jadi Destinasi Saddil Ramdani Termasuk Tim Eropa
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS