Suara.com - Hamdan Hamedan selaku utusan PSSI untuk proses naturalisasi pemain keturunan, memberikan informasi terbaru terkait perkembangan perubahan kewarganegaraan Justin Hubner dan Ivar Jenner.
Kepada kanal YouTube @Chandra Margatama, Hamdan menjelaskan proses naturalisasi dua pemain yang diproyeksi untuk Timnas Indonesia U-20 tersebut baru memasuki tahap awal.
"Justin (Hubner) dan Ivar (Jenner) sudah datang ke Indonesia dan sudah melengkapi dokumen," kata Hamdan Hamedan dilansir dari BolaTimes--jaringan Suara.com, Rabu (23/11/2022).
"Nah, dokumen ini sudah lengkap dari federasi dan tentu akan dikirim secepatnya. Secara kelengkapan dokumen, mereka sudah lengkap."
Meski belum sah menjadi WNI, Justin Hubner dan Ivar Jenner sudah menjalani debut bersama Timnas Indonesia U-20 yang tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Eropa.
Tercatat, Justin dan Ivar sempat mengungkapkan bahwa mereka bangga bisa membela Timnas Indonesia dan siap untuk beradapatasi dengan filosofi permainan tim asuhan pelatih Shin Tae-yong.
"Saya mengetahui pelatih menyukai permainan fisik dan menunjukkan kerja keras untuk menang. Saya adalah pemain yang selalu mau menang dan kerja keras," kata Justin Hubner dikutip dari laman resmi PSSI, Sabtu (12/11/2022).
Hamdan Hamedan menjelaskan bahwa proses naturalisasi Justin dan Ivar masih memerlukan tahapan yang cukup panjang. Dia pun menjelaskannya secara rinci.
"Pertama, calon pemain naturalisasi harus mendapatkan rekomendasi tertulis yang diminta oleh pelatih (Shin Tae-yong). Pelatih harus mengajukan nama tersebut kepada federasi. Kemudian federasi tersebut mengadakan rapat untuk mengetahui asal-usul pemain tersebut," tukas Hamdan.
Baca Juga: Belum Gacor Bersama Timnas Indonesia U-20 dalam TC di Eropa, Hokky Caraka Curhat
Ia menambahkan proses berlanjut ketika surat kajian dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) diterbitkan.
Usai surat kajian diterbitkan, calon pemain naturalisasi tersebut akan mengumpulkan beberapa dokumen.
Dokumen tersebut nantinya akan diserahkan ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), lalu dikirim ke Sekretariat Negara (Setneg) RI.
Lalu dari Setneg, calon pemain naturalisasi akan dilakukan wawancara kepada Badan Intelejen Negara (BIN).
Kemudian hasil wawancara dan tes kesehatan nanti beserta berkas akan dibawa ke DPR guna dilakukan rapat untuk persetujuan para anggota DPR.
Usai disetujui, nantinya berkas akan dikembalikan ke Setneg sebagai syarat dikeluarkan Keputusan Presiden (Keppres).
Jika Keppres terbit, tentunya akan dikembalikan ke Kemenkumham guna diterbitkan pengambilan sumpah sebagai WNI untuk calon pemain naturalisasi.
Usai disumpah, pemain akan mengurus berkas seperti KTP, Paspor dan Kartu Keluarga guna menyelesaikan tahapan naturalisasi.
Tag
Berita Terkait
-
Dalih Ketum PSSI Usai Timnas Indonesia U-20 Kalah Lagi di Spanyol
-
Shin Tae-yong Belum Oke Soal Naturalisasi Rafael Struick dan Zico Soree
-
Timnas Indonesia U-20 Dihajar Valerenga 4 Gol Tanpa Balas pada Laga Uji Coba di Spanyol
-
Timnas Indonesia U-20 Tiba-tiba Ganti Lawan Uji Coba, dari Tim Spanyol Jadi Klub Norwegia
-
Timnas Indonesia U-20 Hadapi Tim Lokal Spanyol, Barisan Pemain Pelapis Siap Unjuk Gigi
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional