Suara.com - Pelatih Timnas Brasil Tite tertangkap kamera mengunjungi sebuah masjid di Qatar. Netizen pun memuji Tite sebagai sosok religius dan toleran, meski dia bukan Islam.
Tite diketahui beragama Kristen. Dia mengunjungi Masjid di Qatar jelang partai perdana timnya d Piala Dunia 2022, Brasil vs Serbia di laga grup G.
Hal ini diketahui dari cuitan @BrasilEdition, di mana pelatih berusia 61 tahun itu kerap mengunjungi tempat ibadah di mana pun Brasil tengah bermain.
Uniknya, meski bukan beragama Islam, pelatih bernama lengkap Adenor Leonardo Bacchi ini sempat mengunjungi sebuah Masjid di Qatar.
Adapun Masjid yang didatangi adalah sebuah Masjid yang terletak di kota Doha, Qatar. Di Masjid tersebut, akun @BrasilEdition menyebutkan bahwa Tite berdoa di dalamnya.
Tak hanya Masjid, beberapa tempat ibadah lainnya pun dikunjunginya untuk memanjatkan doa demi memudahkan perjalanan Brasil di Piala Dunia 2022 ini.
Apa yang dilakukan Tite pun terbilang cukup menarik. Sebab, sebelumnya tak ada pelatih di Piala Dunia 2022 yang pergi ke tempat ibadah sepertinya.
Selain itu, hadirnya Tite ke Masjid pun menyita perhatian karena dirinya beragama Kristen. Hanya saja, ritual ini dilakukannya untuk menghormati semua agama, terutama Islam yang menjadi agama mayoritas di Qatar selaku tuan rumah Piala Dunia 2022.
Kehadiran Tite ke tempat ibadah orang Muslim itu menuai perhatian banyak penikmat sepak bola, terutama yang beragama Islam.
Baca Juga: Fakta Dibalik Lari Konyol Antonio Rudiger, Bukan Ledek Pemain Jepang
Banyak yang tersentuh akan aksi Tite tersebut dan meyakini bahwa tindakannya itu akan memudahkan langkah Brasil di Piala Dunia 2022.
Hadapi Kuda Hitam Eropa
Brasil sendiri akan menjalani kampanyenya di Piala Dunia 2022 dengan menghadapi tim kuda hitam Eropa, yakni Serbia.
Sematan kuda hitam bagi Serbia sendiri bukanlah tanpa alasan.
Sebab, tim berjuluk Orlovi ini berhasil lolos ke Piala Dunia 2022 dengan mengangkangi Portugal di babak kualifikasi.
Di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Serbia yang berada di grup A mampu menduduki puncak klasemen dan memaksa Portugal melewati babak Playoff.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti