Suara.com - Skuad Maroko melakukan sujud syukur setelah mengalahkan Spanyol dalam laga 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar, Rabu (7/12/2022) dini hari WIB. Hal itu mengingatkan pada selebrasi timnas Indonesia usai meraih kemenangan.
Timnas Maroko secara mengejutkan mampu mengjungkalkan tim favorit Spanyol guna melaju ke babak perempat final. Dalam pertandingan di Stadion Education City, Al Rayyan, mereka menang lewat drama adu penalti.
Duel Maroko vs Spanyol berlangsung alot. Kedua tim sama-sama tidak mampu mencetak gol dalam waktu normal maupun babak tambahan waktu.
Namun di babak adu tos-tosan, para pemain Maroko terbukti tampil lebih tenang. Spanyol mereka gilas dengan skor 3-0 salah satunya berkat kehebatan kiper Yassine Bounou yang menebak tiga tembakkan pemain La Furia Roja.
Kemenangan ini bukan hanya sekedar kejutan bagi timnas Maroko. Ini jadi pencapaian besar karena untuk pertama kali dalam sejarah, Maroko berhasil melangkah ke perempat final Piala Dunia.
Jika ditarik ke belakang, Maroko adalah negara Afrika keempat yang mampu melaju hingga babak perempat final Piala Dunia setelah Kamerun (1990), Senegal (2002) dan Ghana (2010).
Torehan luar biasa itu pun disambut suka cita oleh skuad Maroko. Hampir semua pemain mereka melakukan sujud syukur usai mengalahkan Spanyol.
Aksi sujud syukur pemain Maroko pun disambut beragam reaksi oleh warganet Indonesia di media sosial khususnya Twitter. Banyak yang menyamakannya dengan selebrasi timnas Indonesia.
"Timnas Indonesia kalau nanti main di Piala Dunia, selebrasinya seperti ini. Cuma tidak tahu kapan," tulis salah satu warganet.
Baca Juga: Judi Bola Piala Dunia 2022 Qatar Meroket Tajam Sampai Rp 546 Triliun
"Alhamdilillah, terus bersyukur dan jangan takabur. InsyaAllah Portugal bisa dibuat pulang juga nih sama Maroko," timpal warganet lainnya.
"Repsek kepada Maroko, merayakan kemenangan dengan tidak berlebihan dan selalu sujud syukur," tulis warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Pelatih Fernando Santos Bongkar Alasan Ronaldo Jadi Cadangan, Jawabannya Diplomatis Banget
-
Sergio Busquet Sebut Tersingkir dari Piala Dunia Lewat Adu Penalti adalah Cara yang Kejam
-
Samuel Eto'o Ungkap Penyesalan Setelah Hajar Seorang Fans Aljazair
-
Ronaldo Jadi Cadangan, Portugal Menang Telak atas Swiss, Fernando Santos: Masa Depannya Masih Harus Ditentukan
-
8 Fakta Menarik Usai Portugal Bantai Swiss 6-1 di 16 Besar Piala Dunia 2022
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Menang Atas Yordania, Gelandang Austria Sudah Prediksi Laga Berjalan Berat
-
Lionel Messi Hattrick, Cristiano Ronaldo Quattrick ke Gawang Kongo?
-
Dipukul Fakta: Bukan Messi, Rekor Gol Piala Dunia Masih Milik Striker Brasil
-
Rebutan Bola Hattrick Lionel Messi, Sosok Ini Berhasil Amankan dan Bawa Kabur
-
Pesawat yang Digunakan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 Punya Rekam Jejak Mengerikan
-
Terungkap! Alasan Sebenarnya Thomas Partey Gagal Bela Ghana di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Resmi Datangkan Bernardo Silva Secara Gratis! Kontrak hingga 2028
-
Kehabisan Kata-kata, Lionel Scaloni: Kita Akan Merindukan Lionel Messi
-
Sebelum Cetak Hattrick Messi Alami Masalah Rumah Tangga? Istri Tulis Pesan Mengejutkan
-
Cristiano Ronaldo Bisa Jadi Pedang Bermata Dua untuk Portugal di Piala Dunia 2026