Suara.com - Qatar hapus kewajiban punya kartu Hayya untuk masuk ke negaranya menjelang Final Piala Dunia 2022. Namun ini hanya berlaku untuk warga negara-negara GCC atau negara di teluk Arab.
Hal itu berdasarkan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri.
"Semua penduduk dan warga GCC akan diizinkan masuk melalui berbagai pelabuhan tanpa pemegang non-tiket kartu Hayya," kata Kementerian dikutip dari Arabianbusiness.
Ada tiga akses masuk ke Qatar. Yaitu lewat udara, datar dengan bus, dan via darat kendaraan pribadi.
Khusus untuk turis yang masuk via jalur darat, mereka harus punya visa masuk, asuransi, dan izin mengemudi.
Saat ini Piala Dunia 2022 hampir usai. Setelah babak 16 besar, beberapa tim sudah masuk babak perempat final.
Mereka yang masuk babak perempat final adalah Kroasia, Brasil, Belanda, Argentina, Maroko, Portugal, Inggris dan Prancis.
Kroasia vs Brazil akan bertemu pada 9 desember 2022 pukul 22.00 WIB. Sementara Belanda vs Argentina akan bertemu pada 10 Desember 2022 pukul 02.00 WIB.
Partai lainnya Maroko vs Portugal akan bertanding pada 10 Desember 2022 pukul 22.00 WIB. Terakhir di babak perempat final akan mempertemukan Inggris vs Prancis yang akan bertanding 11 Desember 2022 pukul 02.00 WIB.
Baca Juga: Spanyol Bukan Korban Pertama Ketangguhan Yassine Bounou, Coba Tanya Manchester United dan Inter
Sementara final Piala Dunia 2022 akan berlangsung pada 18 Desember 2022 pukul 22.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo
-
Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang
-
BRI Sediakan Fasilitas Cicilan 0 Persen Hingga 12 Bulan di AZKO
-
HUT RI ke-81, Mitra Grab Palembang Rayakan Semangat Gotong Royong Bersama 810 Mitra
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD
-
Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya
-
Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur