Suara.com - Laga semifinal Piala Dunia 2022 akan mempertemukan Timnas Argentina kontra Timnas Kroasia. Ini bukan pertama kali kedua tim akan saling berhadapan di pesta sepak bola terbesar sejagat itu.
Duel Argentina vs Kroasia akan dihelat di Stadion Ikonik Lusail, Qatar, Rabu (14/12/2022) dini hari WIB. Pemenang pertandingan ini akan lolos ke final menghadapi salah satu dari Prancis atau Maroko.
Argentina merupakan salah satu tim favorit juara di Piala Dunia 2022. Lionel Messi dan kawan-kawan memang dalam performa terbaik usai menjuarai Copa America 2021.
Sementara itu, Kroasia akan berstatus underdog pada laga nanti. Meski begitu, Vatreni --julukan Timnas Kroasia-- tak perlu merasa terlalu inferior karena mereka punya rekor yang cukup oke saat menghadapi Albiceleste --julukan Timnas Argentima.
Sepanjang sejarah, Argentina dan Kroasia sudah bertemu lima kali di berbagai ajang. Hasilnya, kedua tim meraih dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.
Dari lima pertemuan tersebut, dua di antaranya terjadi di putaran final Piala Dunia. Namun semuanya berlangsung di fase grup.
Pertemuan pertama kedua tim di Piala Dunia terjadi pada edisi 1998 di Prancis. Argentina dan Kroasia, yang kala itu menjalani debut Piala Dunianya usai pecah dari Yugoslavia, sama-sama tergabung di grup H.
Pada momen itu, Argentina sukses mengalahkan Kroasia dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan Albiceleste dicetak oleh Mauricio Pineda.
Beruntung, hasil itu tidak membuat Kroasia pulang lebih cepat. Kedua tim tetap melaju ke babak 16 besar.
Baca Juga: Bestie di PSG, Kylian Mbappe Bakal Duel Langsung dengan Achraf Hakimi di Semifinal Piala Dunia 2022
Uniknya, Kroasia justru mampu melaju lebih jauh ketimbang Argentina yang kala itu diperkuat banyak superstar. Vatreni yang dimotori striker Davor Suker menembus semifinal dan akhirnya merebut peringkat ketiga, sementara Argentina tersingkir di perempat final.
20 tahun berselang yakni pada Piala Dunia 2018 Rusia, kedua tim kembali tergabung di Grup H. Kali ini Kroasia mampu membalas dendam.
Tak main-main, Luka Modric dan kolega bahkan menang telak 3-0 atas Argentina. Itu menjadi selisih gol paling jauh dalam sejarah pertemuan kedua tim.
Pada akhir turnamen, Kroasia mampu melaju hingga final namun harus puas jadi runner-up setelah ditekuk Prancis. Sementara Argentina tersingkir di babak 16 besar setelah juga disingkirkan Prancis.
Rekor Pertemuan Argentina vs Kroasia:
04-06-1994 Kroasia 0-0 Argentina (Uji Coba)
Berita Terkait
-
Timnas Argentina Didesak Dilarang Main di Piala Dunia, Sang Presiden Murka
-
Kontroversi Spanduk Malvinas, Argentina Pasrah Disanksi FIFA
-
Hidup Sejak Piala Dunia Pertama, Nenek Pendukung Argentina Ini Dapat Jersey Lionel Messi
-
Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi
-
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan