Suara.com - Mengenang kembali enam momen saat Cristiano Ronaldo mengeluarkan tangis pecah atas apa yang dirasakannya dalam kariernya sebagai pesepak bola.
Pada babak perempat final Piala Dunia 2022 kemarin, Cristiano Ronaldo menjadi sorotan setelah isak tangis mengiringi langkahnya kembali ke kamar ganti.
Tangis itu pecah karena Portugal harus tersingkir dari Piala Dunia 2022 usai tumbang dari Maroko di babak perempatfinal.
Tangis mega bintang berusia 37 tahun ini pun kemudian menjadi perbincangan. Kebanyakan pecinta sepak bola merasa iba atas apa yang dirasakan Cristiano Ronaldo.
Tangisnya di Stadion Al Thumama itu pun memperpanjang daftar momen Cristiano Ronaldo menangis sepanjang sepak terjangnya di kancah sepak bola.
Berikut enam momen Cristiano Ronaldo menangis dalam kariernya sebagai pesepak bola.
6. Tangisan di Final Euro 2004
Tangis pertama Cristiano Ronaldo di kancah sepak bola terlihat pada final Euro 2004 yang digelar di kampung halamannya, yakni Portugal.
Dalam final tersebut, Cristiano Ronaldo harus menerima kenyataan Portugal gagal merengkuh gelar usai tumbang dari Yunani lewat gol semata wayang Angelos Charisteas.
Baca Juga: Musuh Lama Duel Kembali: Adu Hebat Messi vs Modric di Sepanjang Karier
Kekalahan dari Yunani di hadapan pendukungnya sendiri ini membuat Cristiano Ronaldo yang baru berusia 19 tahun menangis sejadi-jadinya di atas lapangan pasca laga.
5. Tangisan di Semifinal Liga Champions 2011/2012
Tangisan kekecewaan kembali terlihat di wajah Cristiano Ronaldo saat dirinya gagal membawa Real Madrid lolos ke babak final Liga Champions 2011/2012.
Pada babak semifinal tersebut, Cristiano Ronaldo mampu membawa Real Madrid menyamakan agregat menjadi 3-3 atas Bayern Munchen, yang membuat laga dilanjutkan ke babak adu penalti.
Nahas di adu penalti ini, Cristiano Ronaldo sebagai eksekutor pertama gagal menuntaskan tugasnya, sehingga Real Madrid gagal ke final.
4. Tangisan di Panggung Ballon d’Or 2014
Tangis yang keluar dari mata Cristiano Ronaldo tak melulu soal kegagalan. Tangis kebahagian pun pernah terlihat dari wajahnya, tepatnya di panggung penganugerahan Ballon d’Or 2013.
Saat itu, Cristiano Ronaldo mampu meraih gelar Ballon d’Or keduanya mengalahkan Lionel Messi dan Franck Ribery.
Keberhasilannya merengkuh gelar Ballon d’Or keduanya itu membuat Cristiano Ronaldo berbahagia hingga mengeluarkan tangis saat melakukan pidato.
3. Tangis di Final Euro 2016
Di final Euro 2016 ini, dua tangis ditunjukkan Cristiano Ronaldo saat membela Portugal melawan tuan rumah Prancis.
Tangis pertama adalah tangis kekecewaan yang muncul saat dirinya mengalami cedera parah yang memaksanya harus keluar di tengah-tengah pertandingan.
Tangis kedua adalah tangis kebahagiaan yang pecah pasca peluit panjang dibunyikan dan memastikan Portugal meraih gelar internasional pertamanya.
2. Tangis di Liga Champions
Tangis Cristiano Ronaldo kembali hadir di Liga Champions saat dirinya membela Juventus di musim 2018/2019, atau tepat setelah kepindahannya.
Di debutnya di Liga Champions bersama Juventus, Cristiano Ronaldo harus menerima kartu merah langsung di menit ke-29 karena menarik rambut lawan.
Akibat kartu merah ini, Cristiano Ronaldo keluar lapangan dengan menangis karena merugikan timnya. Beruntung Juventus tetap berhasil meraih kemenangan.
1. Tangis di Piala Dunia 2022
Tangis terakhir yang datang dari Cristiano Ronaldo di kancah sepak bola adalah saat Portugal harus disingkirkan Maroko di babak perempatfinal Piala Dunia 2022.
Setelah peluit panjang dibunyikan, Cristiano Ronaldo langsung keluar dari lapangan dan menunjukkan tangis pecahnya di lorong menuju kamar ganti.
Tangis terakhir dari Cristiano Ronaldo ini menjadi tangis paling emosional, karena Piala Dunia 2022 bisa menjadi Piala Dunia terakhirnya sebagai pemain bersama Portugal.
Penulis: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
AC Milan Gigit Jari, KRC Genk Berhasil Amankan Aset Striker Keturunan Yogyakarta
-
3 Agenda Krusial Kurniawan Dwi Yulianto di Tahun 2026 Bersama Timnas Indonesia U-17
-
Pindah ke Persija, Mauro Zijlstra Sadar Diri Tak Bisa Bersaing di Eropa
-
Persija Jakarta Setop Buang-buang Pemain Lagi ke Tim Rival, Ini Alasannya
-
Dari Como ke Garuda Asia: Rekam Jejak Kurniawan Dwi Yulianto, Pelatih Baru Timnas Indonesia U-17
-
Beda dengan Mauro Zijlstra, Striker Keturunan Indonesia Robin Mirisola Bersinar di Eropa
-
Tak Hanya Ivar jenner, Dewa United juga Dirumorkan Ingin Rekrut Bek Timnas Jamaika
-
Bukan Sekadar Tinggi dan Kuat, Ini Alasan Mauro Zijlstra Bisa Jadi Mesin Gol Persija
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
Timnas Futsal Indonesia vs Jepang Jadi Reuni Kedua Pelatih dan Pemainnya