Suara.com - Pelatih Persikabo 1973 Djadjang Nurdjaman alias Djanur mengapresiasi perjuangan anak asuhnya ketika ditekuk Arema FC 0-1 pada pekan ke-14 BRI Liga 1 di Stadion Manahan, Solo, Rabu (14/12/2022) sore.
Menurut Djanur, kedua tim bermain dengan baik pada pertandingan ini, namun Persikabo 1973 pada akhirnya gagal menorehkan kemenangan setelah pada tiga pertandingan terakhir gagal mengemas poin penuh.
Tercatat semenjak memasuki sistem bubble, Persikabo sama sekali belum mencicipi kemenangan dengan takluk 0-1 dari PSM Makassar, bermain imbang 1-1 kontra Rans Nusantara FC dan yang terbaru dikalahkan Arema FC.
"Kembali sore ini kami Persikabo menelan kekalahan yang kedua, dari tiga pertandingan kami baru meraih satu poin, tapi ini hasil yang tidak diinginkan dan diharapkan," ujar Djanur seperti dimuat Antara.
"Namun dalam pertandingan hari ini, boleh dikatakan kedua tim bermain cukup bagus, berimbang dan saya tidak terlalu kecewa dari penampilan anak-anak karena mereka sudah mengeluarkan semua kemampuannya dan ingin memenangkan pertandingan," sambungnya.
Selain itu, Djanur menilai adanya perkembangan positif yang ditampilkan oleh Arema FC selama sistem bubble ini, lebih baik dibanding sebelum terjadinya tragedi Kanjuruhan.
"Selamat untuk Arema, dalam sistem bubble di yang dipusatkan di Jawa Tengah-Yogya ini, terlihat sekali tiga pertandingan beruntun mereka menang, ada kemajuan dibandingkan sebelum ada tragedi," pungkas Djanur.
Pada pertandingan ini Persikabo 1973 harus mengakui keunggulan Arema FC akibat gol bunuh diri yang dicetak oleh Yandi Sofyan Munawar pada menit ke-31.
Akibat kekalahan ini, Persikabo 1973 harus puas turun ke peringkat 9 klasemen sementara BRI Liga 1 dengan torehan 20 poin dari 14 pertandingan.
Baca Juga: Ayah Achraf Hakimi: Saya Beri Kebebasan Kepada Putra Saya untuk Memilih, Spanyol atau Maroko
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Batalkan Kemenangan Dewa United, David da Silva Selamatkan Persib Bandung dari Kekalahan
-
PSIS Semarang Bungkam Persija Jakarta, Gillan: Ada Peran Penting Carlos Fortes dan Ali Sesay
-
Rans Nusantara FC Dipermalukan Persita, Rahmad Darmawan: Saya Siap Tanggung Jawab
-
Tak Berdaya Lawan PSIS, Thomas Doll Soroti Lini Depan Persija
-
Hasil BRI Liga 1: Barito Putera Tahan Imbang Persis Tanpa Gol
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman
-
Steven Vitoria, Mantan Pemain Timnas Kanada Gabung Jadi Staf Pelatih Timnas Indonesia
-
Maarten Paes Alihkan Fokus ke Timnas Indonesia Usai Ajax Berhasil Curi Poin dari Feyenoord
-
Selamat Datang Elkan Baggott Sudah di Hotel Jakarta Jelang FIFA Series 2026