Suara.com - Final Piala Dunia Qatar 2022 antara Argentina vs Prancis dikemas dengan drama penalti -- tetapi apakah keputusan yang dibuat VAR benar?
ESPN dalam setiap pertandingan kerap memeriksa dan menjelaskan setiap keputusan, baik dari segi protokol VAR maupun hukum permainan.
Berikut ini tinjauan VAR di Final Piala Dunia 2022 secara lengkap, di mana pertandingan berakhir dengan kemenangan Argentina 3-3 Prancis, yang dilanjut babak penalti.
Penalti atas pelanggaran oleh Dembele terhadap Di Maria
Apa yang terjadi: Argentina mendapat hadiah penalti di menit ke-21. Angel Di Maria telah melewati Ousmane Dembele ke dalam kotak dan jatuh ke tanah di bawah perjalanan yang jelas. Wasit Polandia Szymon Marciniak menunjuk ke titik penalti.
Keputusan VAR: Penalti diberikan, dicetak oleh Lionel Messi.
Ulasan VAR: Ini memang penalti yang ringan, tetapi VAR, Tomasz Kwiatkowski, tidak akan pernah ingin membatalkannya. Keputusan wasit sangat berpengaruh, dan segera setelah VAR dapat mengidentifikasi kontak yang mengarah ke perjalanan, itu tidak akan dibatalkan. Itu mungkin bukan penalti melalui VAR seandainya Marciniak tidak menganugerahkannya sendiri.
Bisa dibilang Dembele bahkan tidak benar-benar menantang bola, tetapi niat tidak relevan saat menilai situasi penalti. Dia dianggap bertanggung jawab atas ruang yang dipegangnya.
Dalam mengejar Di Maria dan begitu dekat dengan lawannya, itu secara efektif mengakibatkan Dembele berlari ke kaki Di Maria dan menyebabkan penyerang Argentina itu menjepit kakinya sendiri, menyebabkan dia terjatuh.
Baca Juga: 7 Pemain Legendaris yang Rekornya Dipatahkan Lionel Messi usai Juara Piala Dunia 2022 Qatar
Kemungkinan penalti: Pelanggaran oleh Upamecano kepada Mac Allister
Apa yang terjadi: Pada menit ke-62, Alexis Mac Allister meminta penalti setelah bola didorong oleh Dayot Upamecano. Wasit melambai yang artinya permainan tetap berjalan.
Keputusan VAR: Tidak ada penalti.
Ulasan VAR: Apakah memegang bahu diperbolehkan dalam sepakbola? Ya, tapi itu tergantung pada apa yang dianggap sebagai "hal yang adil".
Itu harus bahu ke bahu (atau sisi di sisi; kontak tidak harus langsung bahu-membahu), tanpa menggunakan lengan atau siku. Itu tidak bisa di belakang, seperti halnya penalti VAR yang diberikan kepada Inggris melawan Prancis di perempat final ketika Theo Hernandez menjatuhkan Mason Mount ke tanah.
Tantangan Upamecano hanyalah sisi kanan hukum untuk apa yang dianggap sebagai tuntutan hukum.
Berita Terkait
-
3 Pemain Naturalisasi Pilihan Shin Tae Yong untuk Piala Dunia U20
-
Argentina Tekuk Prancis 4-2 lewat Adu Penalti, Messi: Kami Juara Dunia!
-
Deschamps Sebut Mbappe yang Terbaik pada Pertandingan Final Semalam
-
Penyesalan Pelatih Prancis Dikalahkan Argentina : Mimpi Itu Tak Jadi Kenyataan
-
Sukses Bawa Argentina Raih Juara Piala Dunia 2022, Messi: Saya Tidak Akan Pensiun
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia