Perwakilan Eropa juga akan semakin banyak, hingga 16 tim dari sebelumnya 13. Sedangkan Amerika Selatan naik dari 4,5 menjadi enam negara.
Dengan Kanada, Amerika Serikat dan Meksiko otomatis lolos sebagai tuan rumah, CONCACAF akan mendapat tambahan tiga slot, sehingga akan ada total enam tim dari wilayah itu.
Dua tempat tambahan lainnya akan ditentukan lewat playoff.
Dampak dari Ekspansi
FIFA pada awalnya mengindikasikan bahwa mereka lebih suka dengan format 16 grup dari tiga tim, dengan dua peringkat teratas masing-masing grup maju ke babak gugur 32 besar.
Namun, kesuksesan format grup dengan empat peserta di Qatar telah membuat FIFA berpikir ulang.
Presiden Gianni Infantino dalam sesi jumpa pers pada akhir pekan kemarin mengatakan FIFA berencana untuk meninjau ulang format grup dengan tiga peserta itu.
Skenario untuk 2026 kemungkinan adalah dengan 12 grup yang beranggotakan empat tim, yang mana dua tim peringkat teratas akan maju ke babak gugur bersama delapan peringkat tiga terbaik.
Format itu bisa menyuguhkan 104 pertandingan, jauh lebih banyak dari 64 yang berlangsung di Qatar. Sementara tim yang mencapai final akan harus menjalani delapan laga.
Jumlah arena untuk putaran final juga bisa berlipat ganda, dari delapan stadion di Qatar menjadi 16.
Sebelas arena akan berlokasi di AS, dengan tiga di Meksiko dan dua di Kanada.
Seluruh laga di AS akan bertempat di stadion yang digunakan tim NFL, sedangkan stadion seperti SoFi Stadium senilai 5 milyar dolar di Los Angeles dan MetLife Stadium milik New York Giants yang berkapasitas 82.000 bangku di East Rutherford akan menjadi tuan rumah final.
Sebagian besar pertandingan, termasuk seluruh laga babak gugur dan seterusnya, akan digelar di Amerika Serikat.
Terlepas dari tersebarnya turnamen secara geografis itu, FIFA sedang mempelajari penempatan tim dalam klaster regional untuk menekan jumlah perjalanan yang harus ditempuh.
"Ketika Anda berhadapan dengan wilayah yang sangat besar seperti Amerika Utara, maka perlu memperhatikan pafa fan dan memastikan bahwa tim-tim bermain di dalam klaster, sehingga para penggemar dan tim tidak perlu bepergian dengan jarak yang sangat jauh," kata Infantino awal tahun ini.
Berita Terkait
-
Jordi Amat Nikmati Peran Baru di Timnas Indoneesia Era John Herdman
-
Kondisi Terkini Mauro Zijlstra Usai Cedera Saat Bela Timnas Indonesia, Dokter Persija: Otot Robek
-
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Thom Haye Puji Beckham dan Eliano Reijnders Usai Tampil Bersama Timnas Indonesia
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Media Bulgaria Kagum dengan Permainan dan Mental Timnas Indonesia
-
Alasan Maarten Paes Lolos dari Polemik Paspor Tak Seperti Dean James Hingga Nathan Tjoe-A-On
-
Pelatih Belanda Angkat Topi dengan Penampilan Ivar Jenner Bersama Timnas Indonesia
-
Berpisah dengan John Herdman, Nova Arianto Mulai Blusukan Bentuk Timnas Indonesia U-20
-
Timnas Indonesia Disebut Calon Juara Piala AFF 2026 Usai Tampil Garang Lawan Bulgaria
-
Radja Nainggolan Menyesal Pernah Menolak Perkuat Timnas Indonesia
-
Tak Gentar Racikan Paul Munster, Persija Jakarta Bidik Kemenangan atas Bhayangkara FC
-
Jordi Amat Nikmati Peran Baru di Timnas Indoneesia Era John Herdman
-
Kondisi Terkini Mauro Zijlstra Usai Cedera Saat Bela Timnas Indonesia, Dokter Persija: Otot Robek
-
Cedera Saat Bela Timnas Indonesia, Musim Mauro Zijlstra Terancam Berakhir Lebih Cepat