Suara.com - Seorang koki terkenal asal Turki, Nusret Gökçe, atau yang lebih akrab dengan nama Salt Bae, menjadi perbincangan di media sosial dan mendapat kecaman dari pecinta sepak bola dari seluruh dunia.
Hal ini lantaran Salt Bae kedapatan masuk ke area lapangan Stadion Lusail, Minggu (18/12/2022) saat Timnas Argentina merayakan gelar juara Piala Dunia 2022.
Salt Bae yang juga dikenal memiliki sejumlah restoran di Timur Tengah ini tampak memaksa sejumlah Timnas Argentina, termasuk Lionel Messi untuk berfoto bersama.
Tak hanya itu saja, yang membuat banyak orang marah ialah karena ia menyentuh, mengangkat bahkan mencium trofi Piala Dunia yang sakral.
Berdasarkan regulasi FIFA, trofi Piala Dunia FIFA asli hanya boleh disentuh dan dipegang oleh sekelompok orang terpilih, yaitu pemain, tim ofisial, petinggi negara juara dunia, mantan pemenang Piala Dunia, dan petinggi FIFA.
Profil Salt Bae
Lelaki bernama asli Nusret Gökçe ini merupakan seorang koki yang lahir di Erzurum, Turki. Dia lahir dari keluarga Kurdish. Ayahnya bekerja sebagai penambang.
Saat usianya masih 11 tahun, dia terpaksa meninggalkan sekolah lantaran keluarganya mengalami kesulitan finansial. Akhirnya, ia memilih bekerja sebagai jagal di Kadikoy, Istanbul.
Perjalanan hidupnya turut membawa Salt Bae mengunjungi sejumlah negara, termasuk Argentina dan Amerika Serikat, pada rentang waktu 2007-2010.
Baca Juga: Kampiun di Qatar, Argentina Pede Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2030
Ketika itu, dia rela bekerja tanpa dibayar di restoran demi mendapatkan pengalaman untuk memasak. Setelah pulang ke Turki, ia kemudian membuka restoran pertamanya di Istanbul pada 2010.
Pada Januari 2017, dia menjadi terkenal dengan nama Salt Bae lewat sejumlah video yang viral di media sosial yang menunjukkan dia memotong daging dan caranya menaburkan garam.
Dari situlah julukan Salt Bae berasal, yakni merujuk pada caranya yang aneh dalam menaburkan garam ke atas daging: menjatuhkan dari ujung jari ke lengan bawahnya, lalu ke atas piring.
Karena videonya yang viral dan dilihat 10 juta kali di Instagram itu, Salt Bae kemudian semakin terkenal dan dia telah melayani berbagai selebritas dan politisi dari seluruh dunia.
Meskipun terkenal di level internasional, ulasan-ulasan dari dunia profesional memang tak sedikit yang muncul dengan nada negatif.
Sebagian besar kritiknya mengarah pada rasanya yang sebetulnya biasa-biasa saja. Tak hanya itu, pengalaman menyantap hidangan di restoran ini juga terhitung terlalu mahal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Hansi Flick: Barcelona Baru Tampil Baik pada Babak Kedua Kontra Mallorca
-
Padahal Sudah Pensiun, Persib Bandung Daftarkan I Made Wirawan Sebagai Pemain
-
Hadapi Ratchaburi FC di Thailand, Persib akan Bawa Sergio Castel
-
Hasil Lengkap dan Update Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kokoh, MU Terus Mengintai
-
Cyrus Margono Gabung ke Persija Jakarta, Emang Bisa Geser Carlos Eduardo?
-
Manchester United Cetak 4 Kemenangan Beruntun, Casemiro Diminta Tetap di Old Trafford
-
Statistik Solid Kevin Diks: Bawa Monchengladbach Tahan Bayer Leverkusen
-
Timnas Futsal Indonesia Juara di Hati Masyarakat, Hector Souto: Mental Mereka Luar Biasa!
-
Indonesia Belum Beruntung Juara Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto: Seluruh Dunia Dukung Kita
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras