Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur, Antonio Conte menanggapi kekalahan mengecewakan yang dialami timnya saat menjamu Aston Villa di pekan ke-18 Liga Inggris 2022/2023. Kekalahan ini membuat Tottenham terlempar dari empat besar klasemen sementara Premier League.
Cibiran dari suporter sendiri menggema saat Tottenham dipecundangi tamunya, Aston Villa 0-2 di Stadion tottenham Hotspur, London, Minggu (1/1/2023) malam WIB.
Kekalahan ini membuat Tottenham terlempar dari empat besar, yakni di posisi kelima dengan selisih 13 poin di belakang pemimpin klasemen sementara Arsenal, yang notabene merupakan rival berat mereka di London Utara.
Tottenham juga kini terpaut dua poin dari tim yang baru saja menyalip mereka, Manchester United yang berada di peringkat keempat dan juga memainkan satu laga lebih sedikit ketimbang Tottenham.
Terkait situasi ini, Conte pun menyampaikan kenyataan pahit. Menurutnya, jangankan jadi juara, finis empat besar saja bakal sulit diwujudkan Tottenham musim ini, setelah mereka finis keempat bersama Conte di Liga inggris musim lalu.
"Musim lalu, saya datang di tengah musim dan akhirnya kami finis di nomor empat dan lolos ke Liga Champions. Kami bisa mencapainya karena kami hanya memainkan satu kompetisi dan bermain dengan 12 atau 13 pemain dan mereka tidak mengalami cedera dalam 15 pertandingan terakhir," tutur Conte seperti dikutip dari ESPN, Senin.
"Kami bermain dengan pemain terbaik kami di setiap pertandingan karena, saya ulangi, kami hanya bermain di liga,” sambung pelatih asal Italia itu.
"Musim ini situasinya beda. Saya ingat betul di musim panas (2022), pada awalnya orang berbicara tentang Tottenham sebagai penantang gelar. Tapi menurut pengalaman saya, membaca ini agak gila," ujar Conte.
"Finis keempat, kelima, ketujuh, atau kedelapan, mungkin memang di sini level kami. Mungkin ini lah pencapaian terbaik yang bisa diraih Tottenham dengan persaingan ketat di Liga Inggris musim ini," celotehnya tanpa tedeng aling-aling.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris Usai Rampungnya Pekan ke-18, Arsenal Mantap di Puncak Jauhi Manchester City
Berita Terkait
-
Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan