Suara.com - Timnas Singapura tidak akan memainkan gaya bertahan untuk menghadapi Malaysia di penentuan juara grup B Piala AFF, Selasa malam ini. Singapura akan bermain menyerang.
Singapura vs Malaysia akan bertanding di Stadion Nasional di Bukit Jalil, Malaysia.
Hal itu dikatakan Pelatih Singapura Takayuki Nishigaya. Singapura hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke semifinal.
“Tentu saja kami memiliki keuntungan mengetahui satu poin sudah cukup dan Malaysia perlu menang, tetapi itu tidak akan mengubah cara kami bermain," kata Takayuki Nishigaya dalam konferensi pers prapertandingan di Stadion Nasional, dikutip dari Bernama.
“Kami sangat menghormati lawan, tetapi kami ingin menyerang sebanyak mungkin dan sementara kami mengharapkan Malaysia menjadi agresif, kami juga ingin melakukan hal yang sama.”
Penentuan dua tempat teratas di Grup B Piala AFF 2022 ini masih akan dilaksanakan melalui pertandingan pamungkas yang bergulir pada Selasa (3/1/2023).
Pada laga ini, Vietnam akan menantang Myanmar di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi. Sementara itu, Malaysia dan Singapura akan saling sikut di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur.
Kedua pertandingan ini akan digelar secara bersamaan. Menurut jadwal, laga akan bergulir mulai pukul 19.30 WIB.
Baca Juga: Sosok Richarlison, Posting Gol Marselino ke Gawang Filipina
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil