Suara.com - Tiga pemain naturalisasi timnas Indonesia tak semuanya tampil mengesankan dengan beberapa catatan buruk di Piala AFF 2022. Timnas Indonesia gagal ke Final Piala AFF 2022.
Marc Klok, Ilija Spasokevic dan Jordi Amat diandalkan Shin Tae-yong memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF 2022 meski hanya sampai semifinal.
Gagal meraih juara untuk kesekian kalinya, harus sampai kapan timnas Indonesia menanti hanya untuk gelar Piala AFF yang bukan termasuk agenda FIFA.
Terlepas dari itu, performa 3 pemain naturalisasi yang dibawa Shin Tae-yong ke Piala AFF 2022 perlu mendapat sorotan berlebih.
Pertama Marc Klok. Tak hanya di Piala AFF 2022, Marc Klok selalu tampil maksimal sepanjang membela skuad Garuda karena itulah lini tengah menjadi area miliknya.
Di Piala AFF 2022, Marc Klok tak pernah absen dari satu pun pertandingan mulai dari babak penyisihan grup sampai semifinal.
Kualitas Marc Klok tak perlu dipertanyakan lagi, bahkan permainan keras dari para lawan pun tak ragu untuk ia hadapi termasuk di laga melawan Vietnam.
Lalu Ilija Spasojevic. Kembalinya Spasojevic ke timnas Indonesia sedikit ternoda dengan kegagalan di Piala AFF 2022, pasalnya sang pemain juga jarang mendapat menit bermain secara penuh.
Spaso sejatinya adalah striker yang patut diandalkan dalam mencari celah mencetak gol, namun jika tidak ada distribusi bola yang baik akan sama saja.
Baca Juga: Vietnam Tak Pakai Taktik Bertahan di Final Piala AFF 2022, Park Hang-seo: Kami Bisa Menyerang
Hal itu terlihat di Piala AFF 2022, Spaso bisa dibilang gagal total meski mampu mencetak gol di babak penyisihan grup.
Terakhir, Jordi Amat. Penampilan Jordi Amat menjadi yang paling dinantikan, berbekal pengalaman bermain di Eropa dan kompetisi kasta tertingginya.
Jordi Amat adalah salah satu pemain terbaik timnas Indonesia di Piala AFF 2022, tak hanya piawai dalam mengawal pemain lawan.
Kualitas Jordi dalam mengumpan juga mengesankan sejauh ini, tak heran Shin Tae-yong sempat menempatkannya sebagai gelandang.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026