Suara.com - Pelatih Timnas Thailand Alexandre Polking menyoriti jeleknya rumput Stadion My Dinh Vietnam yang akan dipakai untuk Final Piala AFF 2022 Thailand vs Vietnam. Alexandre Polking yakin skuadnya akan bermain bagus di lapangan itu.
Namun Alexandre Polking mengatakan rumput Stadion My Dinh ini lebih bagus dibanding saat Timnas Thailand bermain di SEA Games.
Thailand vs Vietnam akan bermain di Stadion My Dinh pada Jumat malam besok.
“Saya ingat dibandingkan terakhir kali Thailand bermain di sini, di SEA Games, rumput lapangan My Dinh tidak lagi hijau, tidak lagi indah. Namun, tidak seburuk itu, lapangannya seburuk itu, masih cukup bagus untuk bermain sepak bola," kata Alexandre Polking dalam jumpa pers sebelum pertandingan, Kamis hari ini, seperti dikutip dari Zingnews.
"Setelah sesi latihan resmi sore ini, mungkin saya akan memiliki jawaban yang lebih lengkap. Namun, menurut saya rumput yang buruk tidak dapat memengaruhi permainan tim Thailand."
Alexandre Polking mengatakan laga leg pertama besok akan menjadi hal penting untuk lolos menjadi juara Piala AFF 2022.
"Seperti semifinal melawan Malaysia, ini adalah pertandingan yang sulit dan penting bagi Thailand untuk membawa pulang juara," kata Alexandre Polking.
Final Piala AFF 2022 akan mempertemukan Vietnam vs Thailand. Tim berjuluk Gajah Perang ini memastikan tiket ke partai puncak tersebut usai melibas Malaysia di leg kedua semifinal.
Pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2022 di Thammasat Stadium, Selasa (10/1/2023) malam WIB, Thailand mengamuk dengan meraih kemenangan telak 3-0 atas Malaysia.
Baca Juga: Final Piala AFF 2022, Park Hang-seo Siap Bayar Utang ke Thailand: Kami Akan Menang
Gol gol Thailand dalam laga tersebut dicetak oleh Teerasil Dangda, Bordin Phala dan Adisak Kraisorn. Hasil tersebut memastikan Thailand lolos ke final dengan kemenangan agregat 3-1 atas Malaysia.
Di final, Thailand yang berstatus juara bertahan ini akan menghadapi Vietnam. Skuat besutan Park Hang-seo lolos ke final setelah mendepak Indonesia.
Setelah pada leg pertama semifinal di Stadion Utama Gelora Bung Karno, bermain imbang 0-0, Vietnam memetik kemenangan 2-0 saat leg kedua di My Dinh National Stadium, Hanoi, Senin (9/1/2023) malam WIB
Di babak final, Vietnam akan lebih dulu menjadi tuan rumah. Mereka akan menjamu Thailand di My Dinh National Stadium, Hanoi pada Jumat (13/1/2023).
Sementara pertandingan leg kedua akan dimainkan markas Thailand yaitu di Thammasat Stadium, Senin (16/1/2023). Ini akan menjadi laga penentu juara Piala AFF 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat
-
78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya
-
Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global
-
Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Pramono Anung Tekankan Sinergi Ulama-Umara demi Jakarta yang Kondusif dan Modern