Suara.com - Timnas Vietnam kemungkinan tidak akan menggunakan taktik bertahan untuk melawan Thailand di Final Piala AFF 2022. Mereka akan bermain menyerang.
Hal itu dikatakan Park Hang-seo saat jumpa pers sebelum pertandingan Kamis hari ini, dikutip dari Zingnews.
Hanya saja, Park Hang-seo mengakui kehebatan pemain Thailand. tapi itu tidak menjadi kerisauan skuad Vietnam.
"Tim Thailand memiliki banyak pemain bagus, itu tidak perlu dipersoalkan. Tim Thailand memiliki 16 gol dan kebobolan 3 gol. 14 gol dan 0 gol. Tetapi untuk mengatakan bahwa kami hanya tahu bertahan saja tidak benar. Kami juga bisa menyerang dengan sangat baik," kata Park Hang-seo.
Final Piala AFF 2022 akan mempertemukan Vietnam vs Thailand. Tim berjuluk Gajah Perang ini memastikan tiket ke partai puncak tersebut usai melibas Malaysia di leg kedua semifinal.
Pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2022 di Thammasat Stadium, Selasa (10/1/2023) malam WIB, Thailand mengamuk dengan meraih kemenangan telak 3-0 atas Malaysia.
Gol gol Thailand dalam laga tersebut dicetak oleh Teerasil Dangda, Bordin Phala dan Adisak Kraisorn. Hasil tersebut memastikan Thailand lolos ke final dengan kemenangan agregat 3-1 atas Malaysia.
Di final, Thailand yang berstatus juara bertahan ini akan menghadapi Vietnam. Skuat besutan Park Hang-seo lolos ke final setelah mendepak Indonesia.
Setelah pada leg pertama semifinal di Stadion Utama Gelora Bung Karno, bermain imbang 0-0, Vietnam memetik kemenangan 2-0 saat leg kedua di My Dinh National Stadium, Hanoi, Senin (9/1/2023) malam WIB
Baca Juga: AFF Tolak Final Leg 2 Thailand vs Vietnam Pindah ke Stadion Rajamangala
Di babak final, Vietnam akan lebih dulu menjadi tuan rumah. Mereka akan menjamu Thailand di My Dinh National Stadium, Hanoi pada Jumat (13/1/2023).
Sementara pertandingan leg kedua akan dimainkan markas Thailand yaitu di Thammasat Stadium, Senin (16/1/2023). Ini akan menjadi laga penentu juara Piala AFF 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD