Suara.com - Persija Jakarta mengikat penyerang Aji Kusuma, yang baru berusia 23 tahun, dari klub Liga 2 Persiba dengan kontrak berdurasi satu tahun di bursa transfer paruh musim BRI Liga 1 2022/2023 ini.
"Pasti sangat senang bisa bergabung bersama Persija. Sebagai pemain, bisa berkompetisi di kasta tertinggi Indonesia menjadi sebuah impian. Apalagi bermain untuk Persija, itu adalah kebanggaan bagi saya," ujar Aji seperti dimuat Antara, Kamis (12/1/2023).
Aji, penyerang bertinggi badan 176 centimeter, pernah memperkuat tim muda klub Liga 1 seperti PS TNI, Bali United dan Borneo FC.
Setelah itu, dia berkarier di Persika Karawang dan Persiba Balikpapan yang bersaing di Liga 2 Indonesia sejak tahun 2019.
Aji pun pernah memperkuat Timnas Indonesia U-19. Torehannya yang paling diingat yakni saat dia mencetak gol ke gawang Timnas Jepang U-19 pada 25 Maret 2018 pada pertandingan uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Kala itu, Timnas U-19 Indonesia kalah 1-4.
Kemudian, dalam laga persahabatan dua hari setelah itu, Aji kembali menjebol gawang Jepang saat skuad muda tim Samurai menghadapi Persika Karawang.
Sementara sepanjang di Persiba, Aji Kusuma menciptakan enam gol dan satu assist dalam 306 menit penampilannya di lapangan.
Terkait targetnya di Persija, Aji tidak mau muluk-muluk. Dia menegaskan ingin beradaptasi terlebih dahulu dan selalu bertekad memberikan yang terbaik dalam setiap momen.
"Target pribadi saya sekarang adalah membuktikan diri saya sendiri terlebih dahulu. Yang pasti, saya harus memanfaatkan setiap kesempatan yang datang," kata Aji.
Baca Juga: Wacana RANS FC Pindah ke Padang, Sosok Ini yang Akan Gantikan Raffi Ahmad
Aji Kusuma merupakan pemain baru ketiga Persija pada paruh musim Liga 1 2022/2023.
Sebelumnya, tim Macan Kemayoran mendatangkan bek Dandi Maulana dan Ahmad Birrul Walidain.
Selain merekrut pemain, Persija melepas tiga sosok lawas yaitu Ryuji Utomo, Al Hamra Hehanussa dan Taufik Hidayat.
[Antara]
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Shin Tae-yong Pasang Target Juara untuk Persija, Minta Pemain Berkorban Habis-habisan
-
Ogah Kehilangan Permata Timnas Indonesia, Persija Resmi Ikat Jangka Panjang Rayhan Hannan
-
Persija Jakarta Bongkar Kesepakatan Transfer dengan Shin Tae-yong, Pelatih Dapat Kuasa Penuh!
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial