Suara.com - Mengenal lebih jauh Jeju United, klub kasta teratas Liga Korea Selatan atau K League 1 yang dirumorkan akan memboyong bek sayap andalan Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam.
Di tengah gegap gempita bursa transfer sepak bola Eropa, sepak bola Asia pun tak mau ketinggalan dengan aktivitas jual beli pemain.
Salah satunya adalah kancah sepak bola Korea Selatan yang kini tengah berada dalam persiapan untuk menyambut musim 2023.
Dalam persiapannya menyambut musim baru, segenap tim Korea Selatan pun mulai berbenah mencari pemain baru untuk memperkuat timnya.
Siapa sangka, persiapan dengan melakukan transfer pemain ini ternyata melibatkan pemain Timnas Indonesia, yakni Asnawi Mangkualam.
Adalah Jeju United, klub kasta teratas Liga Korea Selatan atau K League yang dilaporkan ingin memboyong Asnawi Mangkualam untuk memperkuat skuadnya.
Kabar ini diketahui dari unggahan akun Twitter @kleaguenglish yang menyebutkan bahwa bek kanan berusia 23 tahun itu menjadi incaran Jeju United untuk melengkapi kuota Asianya.
Selain untuk melengkapi kuota pemainnya, Jeju United dilaporkan juga kepincut dengan performa yang ditampilkannya di kasta kedua bersama Ansan Greeners, K League 2.
Lantas, seperti apakah profil Jeju United yang tengah mengincar Asnawi Mangkualam tersebut? Berikut profilnya.
Mantan Juara Liga Korea Selatan
Jeju United merupakan sebuah klub asal Korea Selatan yang berbasis di Jeju. Klub ini sendiri berdiri pada 1982 atau 41 tahun silam.
Sebelum menjadi Jeju United, klub ini menggunakan nama Yukong Elephants saat pertama kali menjadi anggota K League pada 1982 lalu.
Nama tersebut diambil dari pemilik sekaligus penyumbang dana terbesar klub ini, yakni Sungkyoung Group. Semula klub ini berbasis di Seoul dari 1983 hingga 1997.
Akan tetapi karena adanya aturan desentralisasi untuk tim-tim di K League, maka Jeju United kemudian dipindahkan ke Bucheon dan mengubah namanya menjadi Bucheon SK.
Barulah pada tahun 2006, Bucheon SK hijrah ke Pulau Jeju dan bermarkas di pulau tersebut hingga saat ini, sehingga berubah menjadi Jeju United.
Berita Terkait
-
Jangan Lewatkan! Catat Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
-
Kata-kata Justin Hubner Yakinkan Ole Romeny Mudik ke Liga Belanda Bersama Fortuna Sittard
-
Luke Vickery Pasang Target Ambisius Setelah Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia
-
Catat! Jadwal Pembelian Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Ada 2 Tahap
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Viral Penipuan Berkedok 'Program Treasury BRI', Manajemen Minta Warga Waspada
-
Cara Nonton Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Live di TVRI dan Streaming Resmi
-
Indonesia di Persimpangan: Menghindari Jebakan Stagnasi Ekonomi
-
Spanyol Mulai Psywar Jelang Final Piala Dunia 2026, Wasit Lawan Argentina Diminta Tak Lembek
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
-
Shin Tae-yong Angkat Tangan Soal Nasib Andritany Ardhiyasa Bersama Persija
-
Mulai Rp2 Jutaan! Ini 5 HP Snapdragon dengan Kamera OIS Terbaik
-
Pelaku Utama Kasus Penyekapan di Cikarang Ditangkap
-
Kontroversi Spanduk Malvinas, Argentina Pasrah Disanksi FIFA
-
Utang Luar Negeri Tembus Rp 8.000 Triliun, Purbaya Klaim Masih Aman Ketimbang AS-Singapura