Suara.com - Ada usulan dari Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk perpanjang kontrak Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong. Meskin Shin Tae-yong gagal bawa skuad garuda ke Final Piala AFF 2022.
Usulan itu dinyatakan Anggotra Exco PSSI AS Sukawijaya.
"Saya pasti mendukung Shin Tae-yong sampai akhir kontraknya, kalau bisa diperpanjang," ujar pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu di Jakarta, Minggu (15/1).
Berdasarkan pengalamannya di dunia sepak bola selama lebih dari 20 tahun, Shin Tae-yong merupakan pelatih yang bagus. Bahkan juru taktik asal Korea Selatan itu dianggap membawa perubahan positif di persepakbolaan nasional.
"Kemarin di Piala AFF itu memang segala sesuatunya seperti alam tidak menghendaki Indonesia menjadi juara. Jadi, tidak bisa kesalahannya hanya dilimpahkan kepada Shin Tae-yong," kata Yoyok.
Kekinian, masa depan Shin Tae-yong di timnas Indonesia menjadi pembicaraan seiring berakhirnya kontrak pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu pada Desember 2023.
Selama menangani timnas Indonesia, sejak Desember 2019, Shin membawa timnas senior lolos ke Piala Asia 2023 dan timnas U-20 ke Piala Asia U-20 2023.
Kemudian, dia berhasil mendongkrak peringkat FIFA timnas Indonesia dari 179 ke 151.
Namun, di Piala AFF, Shin dua kali tidak mampu mempersembahkan gelar kampiun. Pada Piala AFF 2020, dia mengantarkan Indonesia hingga final, tetapi di Piala AFF 2022, skuad "Garuda" hanya sampai di semifinal.
Pihak PSSI belum menyatakan apapun terkait kontrak tersebut karena masih akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Shin.
Yoyok Sukawi, yang juga CEO klub PSIS, bahkan menyatakan tertarik untuk merekrut Shin andai tidak memperpanjang kontrak dengan PSSI.
"Kalau selesai dengan PSSI, kami tertarik mengambilnya," tutur pria yang juga anggota DPR RI itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih