Suara.com - Inter Milan mengusung dua misi saat menghadapi rival sekotanya, AC Milan dalam perebutan gelar Supercoppa Italiana alias Piala Super Italia. Inter sebelumnya keok dalam Derby della Madonnina pertama di musim 2022/2023 ini.
Inter memang menyerah dengan skor 2-3 pada laga Liga Italia Serie A di San Siro, September 2022 lalu. AC Milan menjebol gawang rival abadinya itu dengan tiga gol balasan dari Rafael Leao (2x) dan Olivier Giroud usai kebobolan lebih dulu melalui Marcelo Brozovic di babak pertama.
Striker Inter, Edin Dzeko membobol gawang AC Milan selepas laga melewati sejam, tapi tidak dapat menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Derby della Madonnina kini akan kembali tersaji pada Kamis (19/1/2023) dini hari WIB nanti, namun bukan di tanah Italia. Inter dan AC Milan akan bentrok di Stadion Internasional Raja Fahd, Riyadh, Arab Saudi untuk memperebutkan trofi Piala Super Italia.
Inter berstatus sebagai juara bertahan Piala Super Italia sekaligus pemenang Coppa Italia musim lalu, sementara AC Milan datang ke Saudi dengan status juara Serie A.
"Tentu kami ingin membalaskan kekalahan di awal musim dan yang terpenting, meraih trofi. Kami tahu seberapa penting pertandingannya," tutur Simone Inzaghi seperti dilansir football-italia, Rabu.
"Ini adalah sebuah derbI dan sebuah final, jadi memiliki hal penting lebih lanjut. Trofi pertama di musim ini diperebutkan, kami ingin tampil bagus dan mengangkat trofi itu," sambung eks allenatore Lazio itu.
"Saya menganggapnya sebagai sebuah pertandingan untuk memenangi sebuah trofi, toh tidak semua tim bisa tampil di sini. Ini adalah sebuah ganjaran dari musim lalu, dan kami tahu apa arti Piala Super Italia. Tahun lalu, kami memenanginya dan kami ingin mati-matian mempertahankan trofinya," tegasnya.
"Motivasi lebih karena derbi itu sesuatu yang berbeda dari pertandingan-pertandingan lain. Kami toh menjalani banyak derbi pada musim lalu, dan memenangi beberapa dan kalah beberapa. Derbi itu pertandingan yang unik, yang ditentukan oleh momen-momen."
Baca Juga: Erik ten Hag Puji Habis Alejandro Garnacho: Talenta Istimewa, Pemain Langka di Liga Inggris
"Pada musim ini, kami tidak pantas kalah. Di babak pertama, AC Milan memang lebih baik. Tapi setelah turun minum, kami tidak menderita kekalahan," celoteh juru taktik berusia 46 tahun itu.
Tag
Berita Terkait
-
Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura