Suara.com - Terlepas dari proyek naturalisasi yang gencar di masa kepemimpinannya sebagai pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong nyatanya belum terpikat untuk memanggil beberapa pemain keturunan yang merumput di kompetisi BRI Liga 1 2022-2023.
Sejumlah pemain keturunan tercatat tengah meniti karier di Liga 1 musim ini. Meski demikian, Shin Tae-yong belum menaruh minat untuk memanggil mereka ke skuad Garuda.
Beberapa nama pemain keturunan ini sebetulnya sudah bisa bermain reguler bersama klubnya di kompetisi level tertinggi. Namun, ada pula yang baru saja mencatatkan debut di Liga 1.
Berikut Suara.com menyajikan tiga nama pemain keturunan yang tampil di Liga 1 tetapi tak diminati Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia.
1. Meru Kimura
Salah satu pemain keturunan terbaru yang mewarnai kontestasi Liga 1 2022-2023 ialah Meru Kimura. Bek keturunan Jepang ini baru saja mencatat debut di kasta tertinggi bersama PSIS Semarang.
Sebelumnya, pemain kelahiran Tokyo ini dipinjam PSIS Semarang dari Rans Nusantara FC. Namun, bersama klub yang disebut terakhir, Meru Kimura belum mendapat kesempatan bermain.
Pemain yang terlahir dari ibu asal Jepang dan ayah yang berasal dari Bali ini sebelumnya sempat menimba ilmu bersama Bali United U-18 yang berkompetisi di EPA Liga 1 U-18.
2. Kevin Gomes
Baca Juga: Shin Tae-yong Blak-blakan Ungkap Kesulitan Melatih Timnas Indonesia, Masalahnya Tidak Sederhana
Selanjutnya, pemain keturunan lainnya yang belum mendapat kesempatan dari Shin Tae-yong untuk unjuk gigi bersama Timnas Indonesia ialah Kevin Gomes.
Meskipun tercatat lahir di Surabaya, Jawa Timur, Kevin Gomes sebetulnya memiliki garis keturunan campuran antara Indonesia-Brasil.
Darah asal Brasil itu didapatkan pemain berusia 24 tahun ini dari ayahnya yang juga berstatus sebagai pelatih ternama di Indonesia, Gomes de Oliveira.
Yang terbaru, Kevin Gomes baru saja diakhiri kontraknya bersama Persis Solo. Belum diketahui ke mana ia akan melabuhnya kakinya pasca hengkang dari Laskar Sambernyawa.
3. Altariq Ballah
Yang terakhir, ada nama Altariq Ballah, bek kiri yang mulai mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, di Liga 1 2022-2023.
Berita Terkait
-
3 Dampak Positif Pratama Arhan Bertahan di Tokyo Verdy, Salah Satunya Hindari Liga Indonesia
-
Shin Tae-yong Blak-blakan Ungkap Kesulitan Melatih Timnas Indonesia, Masalahnya Tidak Sederhana
-
Media Malaysia: Shin Tae-yong Bisa Jadi Pelatih Klub Malaysia, Meski Harganya Mahal
-
Prediksi Media Malaysia: Shin Tae-yong Akan Jadi Rebutan Klub Asia Tenggara Jika Dipecat PSSI
-
Marselino Ferdinan Jadi Andalan Shin Tae-yong di Piala Dunia U-20 2023
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026
-
Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan
-
Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz
-
Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi
-
Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global
-
4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!
-
IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas
-
Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas
-
Timnas Indonesia di Ujung Tanduk, Mitchell Baker: Garuda Belum Habis!