- Merek makanan siap saji asal Garut, CIOMY, menjadikan prinsip Halal Integrity sebagai fondasi utama dalam menjalankan seluruh aktivitas bisnisnya.
- CIOMY berhasil meraih penghargaan Business Innovation Award pada ajang Jakarta Entrepreneur Conference 2026 di Jakarta pada hari Minggu, 6 September 2026.
- Penghargaan tersebut menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat posisi dan mewujudkan visi jangka panjang menjadi pemimpin industri halal dunia.
Suara.com - Di tengah maraknya inovasi produk makanan siap saji, prinsip kehalalan kini tak lagi sekadar urusan sertifikasi di atas kertas.
Bagi CIOMY, brand Halal Convenience Food asal Garut, Halal Integrity justru menjadi pilar utama dan fondasi dalam menggerakkan seluruh roda bisnis perusahaan.
Komitmen tersebut berbuah manis. CIOMY menyabet penghargaan Business Innovation Award pada ajang Jakarta Entrepreneur Conference (JEC) 2026 yang berlangsung di Jakarta, Minggu (6/9/2026).
Bagi CIOMY, pencapaian ini menjadi momentum untuk melanjutkan inovasi bisnis sekaligus memperkuat penerapan prinsip kehalalan menyeluruh dalam perjalanan perusahaannya.
Sebagai pelopor Halal Convenience Food dengan Kuah Creamy #1 di Indonesia, CIOMY menerapkan Halal Integrity melalui lima prinsip utama: Halal Hidup, Halal Modal, Halal Zat, Halal Proses, dan Halal Transaksi.
“Halal bagi kami bukan hanya berkaitan dengan produk. Prinsip tersebut juga harus hadir dalam bagaimana sebuah bisnis dijalankan, mulai dari kehidupan, modal, bahan atau zat, proses, sampai transaksi,” kata Founder CIOMY, Ibu Dian Aryanti.
Halal Integrity Jadi Fondasi Bisnis
Dalam praktiknya, CIOMY menempatkan Halal Integrity sebagai acuan utama saat mengambil keputusan strategis dan menentukan arah pertumbuhan.
Prinsip ini tidak hanya meneropong hasil akhir produk, tetapi juga melingkupi bagaimana perusahaan membangun proses bisnis, menjalin hubungan dengan mitra, mengembangkan people, hingga menjaga keabsahan transaksi.
Di sisi lain, CIOMY memandang inovasi bisnis tidak terbatas pada pengembangan varian produk semata. Perusahaan melihat inovasi sebagai proses holistik yang melibatkan struktur organisasi, sistem kerja, pengembangan sumber daya manusia, serta kelincahan dalam merespons perubahan kebutuhan konsumen.
Memperkuat People dan Organisasi
Seiring dengan laju ekspansi, CIOMY menilai penguatan kapasitas people dan kesiapan organisasi menjadi faktor krusial yang harus berjalan seiring dengan pertumbuhan angka penjualan.
“Bisnis tidak mungkin tumbuh hanya karena produk. Ada people, organisasi, proses, dan nilai yang harus terus dijaga. Pertumbuhan orang-orang di dalam perusahaan menjadi bagian penting dari perjalanan CIOMY,” ujar Dian.
CIOMY menyadari bahwa dalam fase tertentu, laju perkembangan bisnis kerap berlari lebih cepat dibandingkan kesiapan internal. Oleh karena itu, benah diri dan pembenahan organisasi secara berkelanjutan terus dilakukan agar organisasi senantiasa adaptif.
Membidik Peluang Industri Halal Dunia