Suara.com - Bali United gagal meraup tiga poin saat melawan PSM Makassar dalam laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2022/2023, Jumat (20/1/2023). Bermain di Stadion Sultan Agung Bantul, Bali United yang sudah unggul lebih dulu harus gigit jari setelah dipaksa bermain imbang 2-2.
Hasil ini membuat PSM bertahan di puncak klasemen sementara BRI Liga 1 dengan 38 poin. Sementara Bali United ada di posisi empat dengan 34 poin.
Penuh drama dalam laga ini termasuk adanya dua penalti. Selain itu, Bali United tampil dengan 10 pemain setelah Haudi Abdillah diganjar kartu merah pada menit 84.
Jalannya pertandingan
Bali United yang tampil sebagai tuan rumah rasa tandang lebih dominan di babak pertama. Tekanan terus diberikan oleh tim asuhan Stefano Cugurra tersebut.
Terbukti, Serdadu Tridatu mampu mencetak gol pada menit ke-27. Bukan via open play, melainkan bola mati setelah tendangan bebas Eber Bessa tidak bisa diantisipasi Reza Pratama.
PSM terus berusaha keluar dari tekanan Bali United. Setelah tertinggal, beberapa kali Juku Eja memang mendapat kesempatan, tapi tidak ada peluang berbahaya.
Alhasil, tidak ada gol lagi sampai turun minum. Bali United sementara unggul 1-0 di babak pertama.
PSM keluar menyerang di babak kedua ini. Bali United dipaksa bertahan oleh tekanan yang diberikan Yakob Sayuri dan kawan-kawan.
Baca Juga: PSIS Semarang Siap Ladeni Arema FC di Stadion Jatidiri
Sayangnya, PSM justru kebobolan untuk kedua kalinya pada menit 56 via titik putih. Ilija Spasojevic yang dipercaya sebagai algojo berhasil menceploskan bola ke dalam gawang sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol, PSM tidak menyerah. Mereka terus menekan pertahanan Bali United dengan harapan bisa mencetak gol.
Upaya mereka berhasil pada menit ke-72. Tembakan Kenzo Nambu membuat Nadeo Argawinata tercengang melihat bola masuk ke gawang sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-2.
Juku Eja kembali memberikan tekanan untuk Bali United. Kini, tim tuan rumah lebih banyak bertahan sehingga membuat sulit PSM untuk mencetak gol.
Bali United harus kehilangan satu pemain setelah Haudi Abdillah melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Alhasil, PSM mendapat hadiah penalti pada menit 85.
Yuran Fernandes yang dipercaya sebagai algojo sukses mengelabui Nadeo Argawinata. Juku Eja sukses berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement