Suara.com - Persib Bandung mengambil tindakan tegas terhadap oknum suporter yang merugikan mereka. Salah satunya adalah dengan mem-blacklist, dengan melarang oknum suporter tersebut menyaksikan laga Maung Bandung.
Seperti diketahui Persib Bandung mendapat sanksi berupa denda dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI sebesar Rp120 juta. Ini karena perilaku tidak terpuji oknum suporter saat menyaksikan laga BRI Liga 1 antara Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 11 Januari lalu.
Oknum suporter tersebut menyalakan flare yang memang sangat dilarang dalam pertandingan. Tidak hanya itu, beberapa dari mereka juga membentangkan spanduk provokatif yang ditujukan bagi Persija.
Dari dua pelaku yang teridentifikasi menyalakan flare, seorang di antaranya bernama Agi Nurpadilah. Tim Maung Bandung itu pun secara tegas memberikan hukuman kepadanya.
Sanksi yang diberikan Persib kepada oknum suporter tersebut berupa larangan menyaksikan pertandingan Maung Bandung secara langsung di stadion. Untuk itu, Persib juga menutup akses oknum suporter tersebut membeli tiket dan memblokir akunnya seumur hidup.
Dalam surat pernyataan yang ditandatanganinya, oknum suporter tersebut mengaku bersalah atas perbuatan yang dilakukannya dan meminta maaf kepada Persib dan seluruh suporter, khususnya bobotoh yang merasa dirugikan oleh tindakannya.
"Saya tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan saya juga bersedia meminta maaf secara terbuka di media sosial," demikian pernyataannya dilansir dari laman Persib, Sabtu (21/1/2023).
"Apabila di kemudian hari saya mengulangi perbuatan tersebut atau melanggar pernyataan ini, maka saya bersedia menerima sanksi hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambahnya.
Adapun dalam duel Persib vs Persija, tim tuan rumah menang dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan Persib dalam laga itu dicetak oleh Ciro Alves di menit 63.
Baca Juga: Duel Persija vs PSM Makassar Alami Perubahan Waktu Kick-off, Ini Alasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan
-
Psywar Media Vietnam: Timnas Indonesia yang Suka Main Kasar Bukan Kami
-
Geledah Jakarta Sampai Pemalang, KPK Sita Mobil-Motor Mewah Hingga Emas
-
Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim
-
4 Inspirasi Daily OOTD ala Minnie i-dle, Youthful dan Modis!
-
Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara
-
GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya
-
Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%