Suara.com - Milan Skriniar dimasukan dalam daftar transfer Inter Minal. Skriniar menolak perpanjangan kontrak dengan Inter Milan.
Skriniar bergabung dengan Inter dari Sampdoria pada 2017 dan telah membuat 27 penampilan untuk Nerazzurri musim ini.
Bek tengah Slovakia itu terikat kontrak hingga Juni dan tampaknya akan pergi dengan status bebas transfer jika kepindahan tidak dapat disetujui bulan ini.
"Sebelum Natal, saya menyampaikan kepada Inter keputusan untuk tidak menerima tawaran [kontrak] mereka," kata agen Roberto Sistici, dikutip dar ESPN.
"Sebuah keputusan yang saya tegaskan kembali pada awal Januari, sebelum final Supercoppa, ketika saya juga memberi tahu manajer Nerazzurri [Giuseppe] Marotta dan [Piero] Ausilio bahwa kami merasa bebas untuk mendengarkan tawaran dari klub lain. Kami telah menerima kontak dengan klub lain [selain PSG], non-Italia."
Skriniar nyaris bergabung dengan PSG seharga 70 juta euro di musim panas kemarin. Hanya saja kesepakatan itu tidak terwujud.
"Yang benar adalah keputusan untuk menempatkan Milan Skriniar di pasar musim panas ini diambil oleh Inter, jelas bukan oleh sang pemain," tambah Sistici.
"Pilihan yang diambil oleh klub yang mengarah pada negosiasi antara Inter dan PSG, yang jelas telah kami informasikan. Pada titik tertentu negosiasi gagal dan kami juga telah diberitahu tentang langkah ini, keputusan yang tidak sesuai dengan kami dan yang diterima pemain dengan tenang, dengan profesionalisme dan rasa hormat mutlak untuk kontraknya."
Ditanya apakah ada kemungkinan Skriniar dapat mempertimbangkan kembali dan tetap di Inter setelah musim panas ini, Sistic mengatakan itu kemungkinan tidak akan terjadi.
Baca Juga: Profil Lotra Widianto, Pemain Garuda Select yang Jebol Gawang Inter Milan
"Saat ini, itu tidak mungkin," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?