Suara.com - Skuad timnas Indonesia saat ini terdiri dari beberapa pemain dengan nominal harga yang cukup fenomenal, termasuk tinggi di pasaran bahkan di level Asia.
Meski usianya masih di bawah 20 tahun, sederet pemain timnas Indonesia U-20 memiliki nilai pasaran cukup tinggi di kelasnya.
Termasuk menjadi nilai fantastis di pasarannya jelang melakoni dua agenda besar di tahun ini, Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2023.
Lantas siapa saja pemain yang memiliki nilai pasaran tinggi di kelasnya? Berikut 7 pemain timnas Indonesia U-20 dengan nilai pasar termahal.
1. Arkhan Fikri
Pemain milik Arema FC berada di peringkat ketujuh pemain timnas Indonesia U-20 dengan nilai pasar termahal.
Arkhan dibanderol hingga 100 ribu euro atau sekitar Rp1,6 miliar, berposisi sebagai gelandang nominal tersebut termasuk besar.
Usianya baru 19 tahun, Nico sudah menjadi pengisi skuad utama Persija Jakarta dan langganan timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.
Baca Juga: Komentar Witan Sulaeman Setelah Resmi Bergabung dengan Persija Jakarta
Nilai Nico di pasaran mencapai Rp1,6 miliar, jumlah ini termasuk mengalami penurunan setelah sempat mencapai Rp2,2 miliar di tahun lalu.
3. Zanadin Fariz
Usianya baru 18 tahun, Zanadin sudah menjadi andalan Persis Solo di Liga 1 2022 dan juga pemain timnas Indonesia U-20.
Sama seperti dua pemain di atasnya, Zanadin memiliki nilai pasaran mencapai Rp1,1 miliar di usianya yang masih sangat muda.
4. Kakang Rudianto
Bek kiri masa depan Persib Bandung dan telah menjadi langganan timnas Indonesia U-20, Kakang memiliki nilai jual sebesar Rp1,6 miliar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan