Suara.com - Barcelona sukses mengamankan tiga poin penting usai melibas tuan rumah Real Betis dengan skor 2-1 dalam laga tunda pekan ke-17 Liga Spanyol di Stadion Benito Villamarin, Andalusia, Kamis (2/2/2023) dini hari WIB tadi. Barca pun nampaknya kian pede untuk juara LaLiga lagi setelah terakhir jadi kampiun empat tahun silam.
Barcelona menang di kandang Real Betis lewat gol Raphinha dan Robert Lewandowski, sedangkan Betis sempat memperkecil skor berkat gol bunuh diri Jules Kounde.
Kemenangan ini membuat Barcelona kini unggul delapan poin di puncak klasemen sementara Liga Spanyol 2022/2023 atas pesaing terdekatnya, Real Madrid, yang mengoleksi 42 poin dengan satu pertandingan lebih sedikit.
Dengan kini mengoleksi 50 poin dari 19 pertandingan alias sudah setengah perjalanan, Barcelona sendiri sukses menyamai pencapaian mereka di kampanye 2017/2018 silam saat mereka akhirnya keluar sebagai juara LaLiga.
Sebelumnya, Barcelona tercatat pernah meraih 50 poin dari 19 laga awal Liga Spanyol dalam lima kali kesempatan. Capaian tersebut diraih Blaugrana pada musim 2008/2009, 2010/2011, 2012/2013, 2013/2014, dan 2017/2018.
Dari lima kesempatan itu, empat di antaranya berakhir dengan trofi Liga Spanyol. Barcelona hanya gagal meraih trofi dengan capaian 50 poin dalam 19 pertandingan pada kampanye 2013/2014.
Dengan kinerja bagus dan kekuatan mental yang telah diperlihatkan sejak awal musim ini, pelatih Barcelona, Xavi pun tampaknya mulai pede soal gelar juara di akhir musim nanti.
Xavi mulai pede Barca bisa juara Liga Spanyol lagi, gelar yang terakhir mereka dapatkan empat tahun silam.
"Tentu kami ingin kembali merengkuh trofi itu. Kami ingin juara lagi di LaLiga. Performa kami bagus sejak awal musim, kami hanya harus mempertahankannya sampai penghujung musim nanti," tutur Xavi seperti dimuat Tribal Football, Kamis.
Baca Juga: Prediksi Real Madrid vs Valencia di Liga Spanyol: Preview, Skor, Susunan Pemain
"Kami percaya diri, tapi kami tentu juga tidak akan terlena. Kami harus fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lain," tukas gelandang legendaris Barca itu.
Berita Terkait
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gerard Pique Dihukum Larangan Dua Bulan usai Ribut dengan Wasit
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati