Suara.com - Pesepak Bola Ghana yang menjadi korban gempa Turki, Christian Atsu ditemukan selamat. Eks Winger Chelsea itu ditemukan hidup setelah terkubur di bawah reruntuhan gempa yang melanda Turki.
Hal itu dikonfirmasi oleh wakil presiden klubnya Hatayspor kepada media, Selasa hari ini.
Sebelumnya Atsu dilaporkan hilang di provinsi Hatay Turki setelah gempa berkekuatan 7,8 yang meruntuhkan ribuan bangunan dan menewaskan lebih dari 5.000 orang di beberapa kota Turki dan Suriah pada Senin.
"Christian Atsu ditarik keluar karena cedera. Direktur olahraga kami, Taner Savut, sayangnya masih berada di bawah reruntuhan," kata wakil presiden klub Mustafa Ozat, dikutip dari ESPN.
Ada beberapa pemain dan ofisial telah diselamatkan dari reruntuhan.
Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA) mengatakan Atsu telah ditemukan hidup-hidup.
"Pembaruan: Kami telah menerima beberapa berita positif bahwa Christian Atsu telah berhasil diselamatkan dari puing-puing bangunan yang runtuh dan menerima perawatan," begitu bunyi Twitter GFA.
Atsu menerima perawatan tetapi GFA tidak memberikan rincian cedera apa pun.
Atsu, 31, bermain di Premier League untuk Newcastle United dan Everton, dengan status pinjaman dari Chelsea, dan bergabung dengan Hatayspor pada bulan September. Dia terakhir terpilih bermain untuk Ghana pada 2019.
Baca Juga: Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia U-20: Umur-umur Kalian Jangan Mau Cari Enak Terus
Mantan pemain Chelsea dan Newcastle itu mencetak gol kemenangan pada menit ke-97 untuk tim papan atas Turki Hatayspor pada Minggu malam saat mereka mengalahkan Kasmpasa 1-0, tetapi beberapa jam kemudian dilaporkan hilang menyusul gempa berkekuatan 7,8 yang meruntuhkan seluruh blok apartemen di beberapa kota Turki dan Suriah.
Gempa besar berdampak pada sebagian besar Turki dan Suriah barat laut pada hari Senin, dengan cuaca musim dingin yang membekukan menambah penderitaan ribuan orang yang terluka atau kehilangan tempat tinggal dan menghambat upaya untuk menemukan korban selamat.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali