Suara.com - Salah satu kandidat Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti berjanji memberikan subsidi sebesar Rp 1 miliar per tahun kepada setiap Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI jika terpilih.
Asprov PSSI di Indonesia berjumlah 34. Sehingga, untuk menunaikan janjinya itu, La Nyalla membutuhkan uang setidaknya Rp34 miliar per tahun.
Hal ini sesuai dengan perkataan La Nyalla saat melakukan kampanye di hadapan perwakilan sekitar 25 Asprov PSSI di Jakarta, Selasa (7/2/2023) malam.
"Saya akan memberikan Rp1 miliar setiap tahun kepada Asprov untuk menjalankan program-program yang saya sampaikan," ujar La Nyalla, dikutip dari Antara.
Tidak hanya itu, La Nyalla juga berjanji memberikan subsidi kepada klub Liga 1 dan Liga 2. Untuk klub Liga 2, sosok yang pernah menjabat Ketum PSSI sebelumnya itu juga menjanjikan uang Rp1,5 miliar untuk para klub Liga 2.
"Itu sebetulnya komitmen dari Liga (operator kompetisi-red)," ujar LaNyalla.
Untuk diketahui, jumlah klub Liga 2 mencapai 28. Maka, secara tidak langsung, La Nyalla menjanjikan uang Rp42 miliar untuk klub-klub di Liga 2.
Jika dijumlahkan, maka La Nyalla membutuhkan dana Rp76 miliar untuk menunaikan janjinya. Jumlah tersebut belum termasuk klub-klub Liga 1 yang juga ia janjikan kucuran uang.
Kekayaan La Nyalla Mattalitti
Baca Juga: La Nyalla Janjikan Uang Rp42 Miliar untuk Klub Liga 2, Publik: Kekayaan Dia Berapa Sih?
Mengutip dari data LHKPN per 8 April 2019, kekayaan La Nyalla Mattalitti secara total 'hanya' Rp14,2 miliar. Kekayaan itu, terdiri dari tanah dan bangunan di sejumlah daerah, di antaranya Surabaya, Jakarta dan Batu Malang. Di Surabaya, La Nyalla memiliki empat bidang tanah dan bangunan senilai Rp 7,25 miliar.
Dilansir dari laman Moneysmart.id, La Nyalla Mattalitti memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp4,22 miliar di Jakarta.
Selanjutnya, aset harta La Nyalla Mattalitti berupa tanah dan bangunan mencapai Rp 11,49 miliar. Untuk harta alat transportasi, tercatat La Nyalla memiliki kendaraan roda empat Toyota Alphard G Tahun 2012 senilai Rp 616 juta.
Ia juga memiliki satu unit sepeda motor Honda Supra Fit tahun 2012 senilai Rp 5 juta. Kemudian, untuk harta bergerak lainnya senilai Rp 1 miliar. Selain itu ada kas dan setara kas senilai Rp 1,09 miliar.
Ketua Umum PSSI tahun 2015-2016 itu merupakan salah satu calon ketua umum PSSI 2023-2027 bersama empat nama lainnya yaitu Arif Putra Wicaksono, Doni Setiabudi, Erick Thohir dan Fary Djemie Francis.
Pemilihan para anggota Komite Eksekutif PSSI 2023-2027 dilakukan di Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 16 Februari 2023.
Berita Terkait
-
Janjikan Rp1 Miliar ke Asprov Jika Jadi Ketum PSSI, Berikut Harta Kekayaan La Nyalla Mattalitti
-
Iwan Bule Mohon ke Persija Lepas Pemainnya ke Timnas Indonesia U-20
-
Menuju China, Shin Tae Yong Bisa Mainkan Trisula Jebolan Sea Games Gegara Regulasi Berubah
-
Erick Thohir Ngaku Pernah Bawa Persija Juara dari 2004, Juara Apaan?
-
La Nyalla Janjikan Uang Rp42 Miliar untuk Klub Liga 2, Publik: Kekayaan Dia Berapa Sih?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai