Ranah.co.id - Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan resmi mengumumkan Daftar Calon Tetap (DCT) ketua umum PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) periode 2023-2027.
Ada lima DCT ketua umum (ketum) PSSI yaitu AA La Nyalla Mattalitti, Arif Putra Wicaksono, Doni Setiabudi, Erick Thohir dan Fary Djemy Francis.
Salah satu DCT ketum PSSI La Nyalla Mattalitti sempat mengeluarkan janji manis bakal memberikan uang subsidi sebesar Rp1 miliar per tahun untuk setiap Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI jika terpilih.
"Saya akan memberikan Rp1 miliar setiap tahun kepada Asprov untuk menjalankan program-program yang saya sampaikan," ungkap La Nyalla dikutip dari bolatimes.com pada Rabu (8/2/2023).
Program yang ia maksud itu meliputi penyelenggaraan kompetisi Liga 3 dan pengembangan pesepak bola belia.
Ia menambahkan, dana sokongan tersebut hanya diberikan tanpa syarat pada tahun pertama dirinya menjabat sebagai ketua umum PSSI 2023-2027.
Pada tahun kedua dan seterusnya, uang akan diserahkan berdasarkan evaluasi kinerja para Asprov dalam melaksanakan program PSSI pusat.
"Tergantung dari program yang mereka laksanakan. Kalau mereka sanggup melakukan keseluruhannya, ya, otomatis akan kami suplai. Namun, kalau tidak melaksanakan, ya, pasti tidak berjalan," beber La Nyalla.
Selain Asprov, La Nyalla juga berjanji memberikan subsidi kepada klub Liga 1 dan Liga 2 melalui operator kompetisi. Setiap klub Liga 2, akan mendapatkan Rp1,5 miliar. Untuk Liga 1, dia belum menyebutkan angka.
Baca Juga: Sinopsis Lips Upon a Sword's Edge, Webtoon Baru yang Gokil Abis!
"Itu sebetulnya komitmen dari Liga (operator kompetisi-red)," kata La Nyalla.
Publik pun mempertanyakan asal dari uang untuk program La Nyalla tersebut. Melansir dari elhkpn.kpk.go.id, La Nyalla melaporkan harta kekayaan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 31 Desember 2021. Kekayaannya mencapai Rp130.909.614.132.
Sumber kekayaan terbesar La Nyalla berasal dari surat berharga senilai Rp45.175.000.000. Selain itu, ia tercatat memiliki 19 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Jawa Timur; Jakarta Pusat; dan Jakarta Selatan dengan nilai Rp43.271.928.438.
Ke-19 properti milik La Nyalla berstatus hasil sendiri, hibah dengan akta, hingga warisan.
Daftar harta La Nyalla Mattalitti
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 43.271.928.438
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar