Suara.com - Pep Guardiola bisa dengan mudah mendapatkan klub baru jika hengkang dari Manchester City. Ini seiring adanya kasus Financial Fair Play (FFP) yang menjerat klub berjuluk The Citizens tersebut.
Bukan rahasia lagi jika saat ini Manchester City berada dalam sorotan seiring adanya dakwaan yang dijatuhkan pihak Liga Inggris terhadap mereka.
Dakwaan ini berkaitan dengan pelanggaran aturan keuangan. Tak tanggung-tanggung, ada lebih dari 100 pelanggaran yang dilakukan Man City.
Akibatnya, Man City pun terancam sanksi berat dari Liga Inggris. Sanksi yang diberikan pun dapat berupa pengurangan poin, pencopotan gelar juara, ditendang dari kompetisi, hingga degradasi.
Sejatinya, dakwaan ini bukan kali pertama bagi Man City. Sebelumnya, klub asal Manchester ini sempat didakwa oleh UEFA beberapa tahun lalu.
Saat itu, Man City mendapat ancaman dari UEFA akibat pelanggaran aturan keuangan. Beruntung bagi The Citizens, mereka menang banding diajukan ke Badan Arbitrase Olahraga (CAS).
Meski menang banding, kasus yang menimpa Man City ini menjadi perhatian Pep Guardiola selaku pelatih. Bahkan, eks pelatih Barcelona ini mengungkapkan akan hengkang jika timnya terbukti bersalah.
Jika Guardiola hengkang dari Man City, maka ada deretan klub yang bisa jadi pelabuhan barunya. Klub mana saja itu?
Berikut daftarnya:
Baca Juga: Manchester United Waspadai Kebangkitan Leeds yang Kini Dibesut Caretaker
1. Paris Saint-Germain (PSG)
Paris Saint-Germain bisa jadi pelabuhan baru Pep Guardiola jika cabut dari Manchester City. Hal ini tak lepas dari ambisi klub berjuluk Les Parisiens tersebut yang ingin menaklukkan Eropa.
Saat ini, PSG sendiri ditukangi Christophe Galtier dan punya sepak terjang apik. Akan tetapi, Les Parisiens tak akan berpikir dua kali untuk merekrut Guardiola jika ia menganggur usai pergi dari Man City.
2. Chelsea
Chelsea selaku rival Manchester City juga bisa menjadi pelabuhan baru Pep Guardiola, meski klub berjuluk The Blues itu memiliki kontrak panjang dengan sang pelatih, Graham Potter.
Sejatinya, Guardiola sempat menolak tawaran Chelsea beberapa tahun lalu karena kultur The Blues di bawah Roman Abramovich. Namun karena saat ini telah ada rezim baru, maka eks pelatih Bayern Munchen ini bisa saja tak menolak untuk bergabung rivalnya di Liga Inggris itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Tidak Ciut Tekanan Suporter, Pelatih Saint Kitts and Nevis Singgung Balik Timnas Indonesia
-
3 Bintang Saint Kitts and Nevis yang Patut Diwaspadai Timnas Indonesia, Ada Pemain Liverpool
-
Jaga Asa Promosi, Kendal Tornado FC Tekad Ulangi Memori Manis Lawan PSS Sleman
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
John Herdman Ungkap Jasa Patrick Kluivert untuk Timnas Indonesia, Memangnya Ada?
-
Elkan Baggott Nilai Timnas Indonesia Era John Herdman Lebih Solid, Sindir Shin Tae-yong?
-
Layvin Kurzawa dan Thom Haye Absen Latihan, Ini Penjelasan Bojan Hodak
-
John Herdman Janjikan Timnas Indonesia Jadi Mesin Gol Tanpa Abaikan Pertahanan
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis
-
Sempat Kunjungi Hotel Timnas Indonesia, Ini Penjelasan Bojan Hodak