Suara.com - "Lead Project" Komite Panitia Lokal Piala Dunia U-20 2023, yang juga Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Maaike Ira Puspita, mengatakan bahwa pengundian grup Piala Dunia U-20 2023 rencananya digelar pada 31 Maret 2023 di Bali.
"Namun, semua masih dalam komunikasi dengan FIFA," ujar Maaike di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (9/2/2023).
Menurut dia, pengundian grup menjadi tahap lanjutan dari hitung mundur 100 hari Piala Dunia U-20 2023 yang berlangsung pada Kamis di SUGBK, Jakarta.
Setelah pengundian, nantinya akan diadakan "trophy experience" yang akan menjadi momen masyarakat berinteraksi langsung dengan trofi juara Piala Dunia U-20 2023.
Kemudian, rencananya ada pula acara pembukaan dan penutupan Piala Dunia U-20.
"Akan tetapi, semua masih dalam pembahasan. Kami berkomunikasi sangat intens (dengan FIFA-red)," kata Maaike.
Maaike menegaskan bahwa semua elemen termasuk Pemerintah Indonesia, PSSI dan Indonesia FIFA U-20 World Cup 2023 Organizing Committee (INAFOC) terus bekerja keras agar Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia dapat berjalan lancar.
Kesuksesan penyelenggaraan turnamen bergengsi itu di Tanah Air akan diukur dari beberapa aspek seperti apiknya penyelenggaraan, bagusnya prestasi tim nasional U-20 Indonesia dan kenyamanan serta keamanan para peserta dengan para pendukungnya selama berada di Indonesia.
"Ini pekerjaan sama-sama, bagaimana kita bisa menjadi tuan rumah yang baik, suporter yang baik," tutur Maaike seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Sepakan Penalti Ketum PSSI dan Menpora, Awali Hitung Mundur Piala Dunia U-20 2023
Piala Dunia U-20 2023 akan berlangsung pada 20 Mei-11 Juni 2023.
Laga-laga di turnamen itu dilaksanakan di enam stadion yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang) dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar, Bali).
Sampai saat ini, sudah ada 14 negara yang dipastikan tampil di Piala Dunia U-20 2023 yaitu Indonesia, Republik Dominika, Guatemala, Honduras, Amerika Serikat, Fiji, Brazil, Uruguay, Selandia Baru, Inggris, Prancis, Israel, Italia dan Slovakia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Persib Tutup Tribun Selatan GBLA Akibat Kericuhan ACL 2, Manajemen Ambil Tindakan Sangat Tegas
-
4 Pemain Keturunan yang Bisa Membela Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi Sesuai Aturan FIFA
-
3 Opsi Tambahan Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, John Herdman Tertarik?
-
Peluang Emas Timnas Indonesia Tambah Amunisi, 2 Pemain Keturunan Diundangan Trial di Liga Spanyol
-
Bedah Taktik John Herdman: Dari 3-4-3 hingga 4-4-2, Mana yang Cocok untuk Timnas Indonesia?
-
Rating Emil Audero Anjlok Usai Cremonese Dibantai AS Roma 3-0 di Stadion Olimpico Roma
-
Stadion Final Piala Dunia 2026 Dicap Mengerikan dan Distopia, Kok Bisa?
-
Meski Lakukan 7 Penyelamatan Penting, Maarten Paes Belum Puas Debut Bersama Ajax Amsterdam
-
Cristiano Ronaldo Ikut Puasa Ramadan, Cuma Kuat 2 Hari
-
Carlos Pena Bungkam Soal Gol Dianulir Saat Persita Tumbang di Markas Persib Bandung