Suara.com - Penampilan Lionel Messi menjadi sorotan ketika Paris Saint-Germain (PSG) takluk dari Bayern Munich dalam pertandingan leg pertama 16 besar Liga Champions 2022-2023, Rab (15/2/2023) dini hari WIB. La Pulga bak menghilang dari lapangan.
Lionel Messi tampil sebagai starter dalam formasi 4-4-2 yang diterapkan pelatih PSG Christophe Galtier. Dia bertandem di lini depan bersama Neymar.
Namun, dominasi Bayern Munich membuat Lionel Messi tidak banyak mendapat suplai bola khususnya di babak pertama. Eks Barcelona ini tak berkutik.
Bahkan, menyitat data Opta, PSG cuma mampu menciptakan satu tembakkan di babak pertama yang merupakan jumlah paling sedikit yang pernah tim itu ciptakan di Liga Champions sejak menghadapi Manchester City pada 2016 silam.
Meski performa PSG meningkat di babak kedua khususnya setelah Kylian Mbappe masuk lapangan menggantikan Carlos Soler, mereka tetap tak mampu terhindar dari kekalahan.
Bayern Munich menang 1-0 berkat gol semata wayang Kingsley Coman pada menit ke-53 yang memanfaatkan umpan silang akurat Alphonso Davies.
Menyitat data WhoScored, Lionel Messi memang mendapatkan rating cukup tinggi yakni 7.0 di laga ini. Namun, apabila statistiknya dijabarkan, La Pulga terlihat tak bisa berbuat banyak.
Messi total cuma melepaskan dua tembakkan di laga ini dan semua itu tidak ada yang mencapai sasaran. Salah satu tembakkannya sempat jadi peluang berbahaya di menit-menit akhir pertandingan, tetapi masih mampu diblok pemain Bayern.
Selain itu, Messi juga kerap kehilangan bola dalam laga ini. Tercatat, tiga kali bola yang tengah di bawah penguasaannya mampu direbut oleh pemain lawan.
Kekalahan 0-1 dari Bayern Munich jelas membuat Lionel Messi dan kawan-kawan punya tugas berat di leg kedua. Selain harus bermain di kandang lawan, PSG juga wajib menang dengan selisih dua gol untuk lolos langsung ke perempat final.
Leg kedua babak 16 besar antara Bayern vs PSG dijadwalkan berlangsung di Allianz Arena, Munich pada 9 Maret mendatang.
Berita Terkait
-
4 Fakta Menarik usai Bayern Munich Permalukan PSG: Kingsley Coman Kembali Hantui Mantan Klub
-
Hasil AC Milan vs Tottenham: Gol Kilat Brahim Diaz Menangkan Rossoneri
-
Hasil PSG vs Bayern Munich: Bikin Lionel Messi Tak Berkutik, Die Roten Menang 1-0
-
Banyak Pemain Baru, Pelatih Dortmund Sulit Terka Kekuatan Chelsea
-
Prediksi Borussia Dortmund vs Chelsea, Liga Champions 16 Februari: Susunan Pemain, Skor dan Link Live Streaming
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Pelatih Irak Kelakar Sulit Hentikan Mbappe: Saya Sudah Minta Main dengan Tiga Kiper
-
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?