Suara.com - Jelang Piala Asia U-20, Skuad Timnas Indonesia U-20 masih harus banyak berbenah. Kalah 2 kali beruntun di laga persahabatan, membuat Timnas Indonesia U-20 masih banyak kekurangan.
Salah satu kekurangan itu berkaitan dengan sorotan Shin Tae-yong soal performa lini belakang Timnas Indonesia U-20 kembali terbukti.
Gol yang dibuat pemain Guatemala menunjukkan dengan jelas bahwa haram hukumnya bagi pemain-pemain Indonesia melakukan kesalahan di lini belakang.
Seluruh pemain dituntut melakukan pengambilan keputusan yang baik di berbagai lini, termasuk di lini belakang.
Koordinasi lini belakang yang lemah juga jadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Timnas Indonesia U-20 sebetulnya mampu tampil dominan di beberapa laga uji coba, namun efektivitas mereka menjadi hal yang harus dibenahi.
Hal ini berkaitan dengan penyelesaian akhir para pemain Timnas Indonesia U-20 yang masih sangat bermasalah. Tidak banyak peluang yang mampu dikonversi menjadi gol.
Shin Tae-yong dan jajaran pelatih Timnas Indonesia U-20 jelas harus menyelesaikan permasalahan ini karena penyelesaian akhir menjadi kunci untuk memenangkan pertandingan.
Selain penyelesaian akhir, pengambilan keputusan para pemain Timnas Indonesia U-20 juga wajib dibenahi. Momen ini sangat terlihat saat melawan Guatemala U-20.
Baca Juga: 3 Efek Ketiadaan Marselino Ferdinan di Piala Asia U-20 2023
Momen menembus pertahanan lawan terkadang hilang ketika seorang pemain memilih membawa bola sendiri dan tidak memberi umpan kepada rekan yang berada di area bebas.
Selain itu, banyak pemain Timnas Indonesia U-20 kerap telat mengambil keputusan di saat-saat penting baik dalam posisi menyerang atau bertahan.
Dengan deretan kekurangan Timnas Indonesia ini, Shin Tae-yong dirasa perlu bergerak cepat untuk memperbaikinya.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0