Suara.com - Media Vietnam yakin kontrak Shin Tae-yong di Timnas Indonesia tidak akan diperpanjang. Bahkan Erick Thohir disebut tak sulit gelontorkan dana untuk rekrut pelatih terkenal dan lebih hebat dari Shin Tae-yong yang habis kontrak 31 Desember 2023 nanti.
Dikutip Bolatimes, Media Vietnam itu adalah Soha. Soha sebut statistik Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia dianggap tidak terlalu mengesankan.
"Menurut para ahli, Shin sulit digunakan oleh Presiden Erick Thohir dalam waktu yang lama. Pasalnya, sosok yang paling melindunginya, Mochamad Iriawan, telah hengkang dari kursi PSSI," tulis Soha.
"Selain itu, rekor Shin tidak cukup mengesankan untuk meyakinkan ketua baru. Dua Piala AFF terakhir dia gagal. Di SEA Games 31, ahli strategi ini tidak bisa membantu tim tuan rumah mencapai final."
"Bapak Erick Thohir merupakan orang yang sangat gigih memberikan pernyataan tegas tentang strategi membangun sepak bola Indonesia."
"Miliarder ini juga tak segan-segan mengeluarkan uang banyak untuk mendatangkan pelatih yang lebih terkenal dari Shin Tae-yong. Karena itu, jika tidak ada mutasi dalam 10 bulan tersisa, Shin kemungkinan besar harus pergi."
Shin Tae-yong berasal dari Korea Selatan. Dia adalah orang pertama yang memenangkan Kejuaraan Klub Asia/Liga Champions AFC sebagai pemain dan manajer, yaitu kejuaraan Klub Asia 1995 dan Liga Champions AFC 2010 bersama Seongnam Ilhwa Chunma.
Shin Tae-yong juga mengelola Timnas Korea Selatan U-23 pada waktu yang sama dan berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Panas 2016.
Korea Selatan memenangkan grup mereka dengan memperoleh 7 poin melawan Jerman, Meksiko, dan Fiji, tetapi mereka secara mengejutkan tersingkir oleh Honduras di perempat final.
Baca Juga: Pemain Kunci Irak U-20 Cedera, Timnas Indonesia U-20 Mudah Menang?
Pada 22 November 2016, Shin Tae-yong ditunjuk sebagai manajer tim U-20 Korea Selatan untuk mempersiapkan Piala Dunia FIFA U-20 2017 di kandang sendiri.
Oleh karena itu, ia keluar dari tim senior untuk berkonsentrasi di tim U-20.
Di Piala Dunia, Korea Selatan finis kedua di grup mereka dengan 6 poin dan melaju ke babak sistem gugur, tetapi kalah dari Portugal di babak 16 besar.
Pada 28 Desember 2019, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengukuhkan penunjukan Shin Tae-yong sebagai manajer timnas Indonesia menggantikan Simon McMenemy.
Dia diberi kontrak 4 tahun dan berakhir Desember 2023 ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas
-
Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus
-
Fabio Quartararo Gabung Honda, Separuh Kursi MotoGP 2027 Sudah Terisi
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
-
Ironi Retret Magelang, 16 Kepala Daerah Tetap Kena OTT KPK Meski Sudah Dibriefing Prabowo
-
5 Tips Memilih Loose Powder yang Aman untuk Kulit Berjerawat, Hasil Flawless Tanpa Iritasi
-
Pakai Dokumen Palsu untuk Izin Tinggal, 10 WNA Investor Bodong Segera Diadili