Suara.com - Indonesia memiliki pemain keturunan yang saat ini berstatus sebagai kapten klub kasta teratas Liga Belanda atau Eredivisie, FC Groningen. Dia adalah Joey Pelupessy.
Meski baru didatangkan pada bursa transfer musim panas 2022, performa Joy Pelupessy membuat FC Groningen memercayakan ban kapten padanya.
Joey yang sempat memperkuat tim Liga Inggris, Sheffield Wednesday, direkrut FC Groningen dari klub Turki, Gireunspor.
Pemain keturunan Indonesia itu nyatanya tidak mengalami penurunan karier dan bahkan berhasil menjadi salah satu pemain vital di skuad utama Groningen.
Memasuki musim 2022-2023 sekaligus debutnya, Joey langsung menjabat sebagai kapten tim yang memiliki sejarah panjang layaknya Ajax Amsterdam itu.
Groningen FC termasuk salah satu tim besar yang banyak memproduksi pemain bintang, termasuk di antaranya Luis Suarez, Virgil van Dojk dan Arjen Robben.
Berbeda dengan musim lalu, saat Groningen menutup musim 2021-2022 di posisi ke-12 dari 18 kontestan. Di musim ini degradasi justru mengancam mereka.
Groningen saat ini bertengger di peringkat ke-17 alias satu tangga di atas Cambuur yang berada di dasar klasemen Eredivisie 2022-2023 di mana kedua tim ini hanya terpaut satu poin saja.
Terlepas dari itu, Joey Pelupessy sempat dikabarkan tertarik menjadi WNI setelah melihat Shayne Pattynama mendapat status tersebut.
Baca Juga: Lolos Grup Saja Tak Yakin, Timnas Indonesia U-20 Kena Mental Jelang Piala Asia?
Status naturalisasi bukan tak mungkin didapat, mengingat Joey memiliki garis keturunan Indonesia tepatnya dari Maluku.
Menurut kabar yang beredar, kakek dan nenek pemain akademi FC Twente ini berasal dari Saparua, Maluku Tengah.
Berikut Profil Singkat Joy Pelupessy
Nama Lengkap: Joey Mathijs Pelupessy
Tanggal lahir / Umur: 15 Mei 1993 (29)
Tempat kelahiran: Almelo
Kewarganegaraan: Belanda
Tinggi: 1,80 m
Posisi: Gel. Bertahan
Mantan pemain internasional: Belanda U20
Jumlah penampilan / Gol: 2 / 0
Karier Klub
2004 (FC Twente Youth)
2009 (FC Twente U17)
2010 (FC Twente U19)
2011 (FC Twente II)
2013 (FC Twente)
2014 (Heracles Almelo)
2018 (Sheffield Wed)
2021 (Giresunspor)
2022 (Groningen)
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2023 dan Stasiun TV: Bisakah Lolos Semifinal?
-
Inilah Daftar Nomor Punggung Pemain Timnas Indonesia di Piala Asia U-20
-
Indra Sjafri Sudah Ancang-Ancang untuk Mempersiapkan Timnas Indonesia dalam Menatap SEA Games 2023 Bulan Mei Nanti
-
Profil Joey Suk, Pemain Keturunan Indonesia yang Jadi Andalan Tim Kroasia
-
Pelatih STY Anggap Timnas Indonesia U-20 Belum Lolos Piala Dunia U-20 2023
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?