Bola / Liga Inggris
Rabu, 27 Mei 2026 | 11:32 WIB
Selebrasi Arsenal usai lolos ke final Liga Champions. (Dok. Arsenal)
Baca 10 detik
  • Mikel Arteta resmi meraih penghargaan Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/2026 setelah sukses membawa Arsenal menjadi juara liga musim ini.
  • Arsenal mengakhiri penantian gelar selama 22 tahun setelah unggul tujuh poin atas Manchester City di puncak klasemen akhir musim.
  • Keberhasilan tersebut diraih berkat pertahanan solid dengan 19 clean sheet serta konsistensi performa tim sepanjang 38 pertandingan kompetisi berlangsung.

Suara.com - Pelatih Mikel Arteta meraih penghargaan Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/2026 setelah sukses membawa Arsenal FC menjuarai Liga Inggris musim ini. Gelar tersebut sekaligus mengakhiri penantian The Gunners selama 22 tahun.

Dikutip dari laman Liga Inggris pada Rabu (27/5/2026), Arteta memenangkan penghargaan tersebut setelah unggul dalam pemungutan suara publik dan penilaian panel pakar sepak bola.

Pelatih asal Spanyol itu mengalahkan sejumlah kandidat lain, yakni Keith Andrews dari Brentford FC, Michael Carrick dari Manchester United FC, Pep Guardiola dari Manchester City FC, Andoni Iraola dari AFC Bournemouth, serta Regis Le Bris dari Sunderland AFC.

Posisi Arsenal di puncak klasemen terancam Manchester City usai ditahan imbang Wolves. Mikel Arteta pasrah terima kritik dan minta timnya bangkit lawan Spurs. [Instagram Mikel Arteta]

Arsenal memastikan gelar juara Liga Inggris setelah Manchester City gagal meraih kemenangan pada pekan ke-37 usai bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth di Stadion Vitality pada Rabu (20/5/2026).

Hasil tersebut membuat Arsenal dipastikan menjadi juara meski kompetisi masih menyisakan satu pertandingan.

Pada laga pekan terakhir, Minggu (24/5/2026), The Gunners menutup musim dengan kemenangan 2-1 atas Crystal Palace FC dan finis di puncak klasemen dengan 85 poin, unggul tujuh angka dari Manchester City di posisi kedua.

Keberhasilan itu menjadi momen bersejarah bagi Arsenal karena merupakan gelar Liga Inggris pertama mereka sejak musim 2003/2004 saat tim “Invincibles” racikan Arsène Wenger menjuarai liga tanpa menelan kekalahan.

Bagi Arteta, trofi ini juga menjadi pelipur lara setelah dalam tiga musim sebelumnya Arsenal selalu gagal juara dan hanya finis sebagai runner-up, dua kali di bawah Manchester City dan sekali di bawah Liverpool FC.

Kesuksesan Arsenal musim ini ditopang pertahanan solid dengan catatan 19 clean sheet dan hanya kebobolan 27 gol dari 38 pertandingan, terbaik di Liga Inggris musim ini.

Baca Juga: Era Pep Guardiola Bubar, Gelombang Eksodus Massal Landa Stadion Etihad Manchester City

Di lini depan, Bukayo Saka dan rekan-rekannya mencetak 71 gol, jumlah terbanyak kedua setelah Manchester City yang mengoleksi 77 gol.

Arteta juga menjadi pelatih Arsenal pertama yang memenangkan penghargaan Manager of the Season sejak Arsene Wenger, yang meraihnya pada musim 1997/1998, 2001/2002, dan 2003/2004.

Selain itu, Arteta tercatat sebagai manajer pertama yang mampu menjuarai Liga Inggris bersama klub yang pernah ia bela sebagai pemain setelah memperkuat Arsenal pada 2011 hingga 2016.

Pada usia 44 tahun 54 hari, Arteta menjadi pelatih termuda ketiga yang berhasil menjuarai kasta tertinggi sepak bola Inggris. Dua posisi teratas masih ditempati José Mourinho yang membawa Chelsea FC juara pada usia 42 tahun 94 hari di musim 2004/2005 dan 43 tahun 93 hari pada musim 2005/2006.

Kini, Arteta dan Arsenal memburu gelar ganda dengan membidik trofi UEFA Champions League saat menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain pada final yang berlangsung Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB di Arena Puskas, Budapest, Hungaria.

(Antara)

Load More