Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll ogah menjadikan perjalanan jauh sebagai kambing hitam kegagalan timnya mengalahkan Madura United dalam pekan ke-27 BRI Liga 1 2022/2023, Minggu (27/2/2023).
Lelaki asal Jermain itu menekankan bahwa kegagalan Persija meraup poin penuh adalah kesalahan timnya sendiri, terutama para pemain di lini depan.
Dalam pertandingan di Stadion Gelora Madura Bangkalan, kedua tim berbagi angka usai bermain imbang dengan skor 0-0.
Macan Kemayoran sejatinya memiliki peluang memenangi pertandingan karena mendapat sejumlah peluang yang seharusnya bisa dimanfaatkan menjadi sebuah gol.
Kurang klinisnya lini depan yang dipimpin eks striker Club Brugge, Michael Krmencik membuat Thomas Doll kecewa berat. Dia marah dengan buruknya performa Persija.
"Tidak, tidak, saya tidak mau membuat alasan soal ini (perjalanan jauh), saya tidak ada masalah dengan perjalanan jauh ini ke Madura United. Ini murni soal penyelesaian akhir," kata Thomas Doll usai pertandingan.
Sekadar informasi, perjalanan Riko Simanjuntak ke Pulau Madura memang cukup melelahkan. Butuh waktu kurang lebih delapan jam dari Jakarta ke Madura.
Skuad terbang dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, 14.00 WIB dan tiba di Surabaya 15.30 WIB pada H-2 pertandingan. Lalu, perjalanan dilanjutkan menggunakan bus mulai pukul 16.30 WIB.
Kemacetan ditambah adanya perbaikan jalan menuju penginapan, membuat skuad Persija Jakarta baru bisa sampai hotel pada pukul 21.00 WIB. Meski melelahkan, Doll menegaskan itu bukan alasan utama timnya tampil buruk di laga tersebut.
Baca Juga: Kisah Yandi Sofyan, Striker Persikabo yang Sempat Menghilang dan Pernah Main di 4 Benua
Sementara itu, pemain Persija Birrul Walidain mengakui ia dan rekan-rekannya tidak tampil baik. Ke depan bakal perbaiki lagi supaya lebih baik.
"Itu jadi evaluasi tersendiri dari pelatih untuk kita semua, yang penting semuanya dalam keadaan sehat untuk menyongsong pertandingan berikutnya," jelasnya.
Berikutnya, Persija akan melakoni pertandingan sangat berat melawan Persib Bandung. Duel klasik tersebut rencananya berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan pada 4 Maret 2023.
Berita Terkait
-
Thomas Doll Ngamuk Persija Ditahan Madura United, Sebut Lini Serang Tak Punya Kualitas
-
Prediksi Bali United vs Persis di BRI Liga 1 Hari Ini: Skor Head to Head, Susunan Pemain
-
Gol Terbaik BRI Liga 1 Pekan Ke-26 Diraih Pemain Persib
-
Hasil BRI Liga 1 2022/2023 : PSS Sleman Takluk 1-2 Atas Persikabo
-
Prediksi Bali United vs Persis Solo di BRI Liga 1: Head to Head, Susunan Pemain, Skor
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI
-
Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi
-
BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru
-
Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026
-
Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil