Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri memiliki alasan kuat memanggil 34 pemain dari tim peserta Liga 1 dan Liga 2 yang jarang mendapat menit bermain. Nantinya, akan dipilih pemain-pemain terbaik.
Sebagaimana diketahui Indra Sjafri sedang mempersiapkan Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2023 yang akan digelar di Kamboja pada Mei mendatang. TC tahap pertama sudah dimulai sejak 1-8 Maret mendatang.
Menariknya, Indra Sjafri memanggil pemain-pemain yang di klub jarang mendapat menit bermain namun dinilai memiliki potensi.
"Ada dua gelombang nanti, gelombang pertama akan kita lakukan latihan dari tanggal 1-8 Maret, yang intinya kita akan melihat nanti potensi atau kualitas dari 34 pemain tersebut," kata Indra Sjafri di Lapangan A Senayan, Jakarta, Kamis (2/3/2023).
Indra menambahkan, ia memiliki beberapa cara untuk melihat kemampuan seorang pemain. Yaitu melalui latihan dan juga internal game.
"Ada bentuk metodenya dengan latihan, terus yang kedua nanti ada tiga kali internal game sebelum nanti kita putuskan," jelas Indra Sjafri.
"Dari ke-34 ini siapa kira-kira yang akan kita rekrut, yang nantinya akan kita gabungkan dengan pemain-pemain yang bermain reguler di Liga 1," jelasnya.
SEA Games 2023 akan berlangsung pada 5-17 Mei mendatang di Kamboja. Ini bukan kali pertama bagi Indra Sjafri memimpin tim di ajang multi event se-Asia Tenggara tersebut
Indra Sjafri pernah memimpin Timnas Indonesia di SEA Games 2019. Ketika itu, ia membawa skuad Garuda Muda meraih medali perak.
Baca Juga: Bangga! Saddil Ramdani dan Jordi Amat Sukses Berkarier di Liga Malaysia Hingga Klub Berjaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah