Suara.com - Pelatih Bali United FC Stefano Cugurra menilai chemistry antara dua pemain barunya, Ryuji Utomo dan Wellington Carvalho semakin membaik terutama sejak mereka diturunkan bersamaan pertama kalinya pada laga melawan RANS Nusantara FC bulan lalu.
Stefano Cugurra menilai duet Ryuji dan Wellington di lini bertahan dapat membuat tim menjadi lebih kuat.
“Saya pikir situasi saat ini bagus karena Ryuji bisa adaptasi dengan tim. Setelah dari Persija dan ke Bali United, Ryuji punya adaptasi yang baik. Begitu juga dengan Wellington sebagai pemain asing baru Bali United,” kata pelatih yang akrab disapa Teco dikutip ANTARA dari laman resmi klub, Jumat (3/3/2023).
Menurut dia, membangun chemistry membutuhkan waktu, dan itu telah dilalui oleh Ryuji dan Wellington.
“Ketika dia (Wellington) baru datang memang butuh waktu untuk bisa bangun chemistry dengan Ryuji. Sekarang, chemistry itu mulai terlihat dan kedua pemain ini semakin bagus sebagai lini bertahan dan juga saat menyerang. Bahkan, penalti yang diperoleh Bali United atas Persis Solo pekan lalu adalah hasil dari upaya Ryuji yang terkena tangan pemain Persis Solo,” kata pelatih berpaspor Brazil itu.
Ryuji dan Wellington menjadi andalan baru lini bertahan Bali United selepas klub kehilangan Willian Pacheco sejak Liga 1 Indonesia 2022/2023 memasuki putaran kedua.
Ryuji, pemain kelahiran 1995, didatangkan oleh Bali United dari Persija Jakarta. Bek setinggi 183 centimeter itu telah berkeliling ke Uruguay, Bahrain, Thailand dan Malaysia sepanjang karir profesionalnya sebagai pesepak bola.
Di Indonesia, selain Persija Jakarta, Ryuji juga pernah membela Mitra Kukar, dan Arema Cronous.
Sementara itu, Wellington Carvalho didatangkan oleh Bali United dari Brazil. Wellington, yang merupakan jebolan tim nasional Brazil U20, dipilih oleh Teco karena dia diyakini sebagai bek serba bisa. Bek setinggi 185 cm itu, bersama dengan Ryuji, merumput untuk pertama kalinya dengan Bali United pada putaran kedua Liga 1 musim ini.
Baca Juga: Dirut PPK GBK Jelaskan Alasan Tolak Gelar Laga Persija vs Persib
Di putaran kedua, tim asuhan Stefano Cugurra itu memulai enam laga tanpa kemenangan, tetapi tren buruk itu putus saat Bali United menang atas Persebaya Surabaya, kemudian Dewa United, dan terakhir Persis Solo.
Di laga pekan ke-28 Liga 1, Bali United termotivasi kembali memperoleh poin penuh saat bertandang ke Stadion Pakansari Bogor melawan tuan rumah Persikabo 1973, Jumat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan